Pemerintah

Bupati Blitar Hadiri Acara Kirab 2000 Tumpeng Ketupat Coklat, Wisata yang Memikat di Kampung Coklat

×

Bupati Blitar Hadiri Acara Kirab 2000 Tumpeng Ketupat Coklat, Wisata yang Memikat di Kampung Coklat

Sebarkan artikel ini
IMG 20240417 WA0217

Blitar, Detikzone.net – Kupatan merupakan salah satu tradisi masyarakat Indonesia yang digelar setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini terus dilakukan turun-temurun oleh masyarakat dengan berbagai cara yang unik.

Salah satunya perayaan tradisi Kirab tumpeng ketupat coklat di Blitar, di gelar oleh Wisata Edukasi Kampung Coklat, Desa Plosorejo Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar.

Tradisi Kirab Tumpeng Ketupat Coklat kembali digelar tahun ini dengan menyediakan 2.000 porsi ketupat coklat dibagikan pengunjung di Wisata Edukasi Kampung Coklat, Rabo (17/4/2024).

Bupati Blitar, Hj.Rini Syarifah Hadir langsung dalam acara kirab tumpeng coklat, didampingi oleh Forkopimda, Asisten, Staf Ahli, dan Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Anggota Forkompimcam Kademangan, Owner beserta jajaran PT. Kampung Coklat Blitar, Kepala Desa, perangkat dan pengurus Lembaga Desa Plosorejo, dan seluruh undangan serta masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah mengucapkan, sholawat serta salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang syafaatnya kita nantikan hingga yaumil akhir.

“Saya juga menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, MInal Aidin Walfaidzin, Mohon maaf lahir dan batin untuk seluruh warga Kecamatan Kademangan serta seluruh masyarakat yang hadir pada kegiatan ini. Mudah-mudahan di hari yang fitri ini kita semua mendapat berkah dan selalu berdoa agar keberkahan senantiasa mengiringi kita semua,” kata Rini Syarifah.

“Sebagai wujud syukur atas berkah yang telah Allah SWT berikan sekaligus sebagai penanda kita merayakan Idul Fitri, secara rutin di Kampung Coklat ni satu tahun sekali digelar Kegiatan Kirab ( Tumpeng ketupat coklat ),” imbuhnya.

Menurutnya, Kegiatan ini digelar tepat hari ke-7 kita merayakan hari besar umat Islam ini. Dan ini merupakan salah satu aset budaya yang harus dilestarikan, diuri-uri, karena anak cucu biar mengetahui aset budaya.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar yang disebut pula sebagai Lands of King ini mempunyai potensi yang luar biasa, mulai potensi wisata alam, seni budaya, kuliner dan produk unggulan. Semua ini patut untuk dibranding bersama-sama, agar Kabupaten Blitar ini makin kawentar, terkenal. Salah satunya digelarnya (KIRAB TUMPENG KETUPAT COKLAT),” katanya.

Bupati Blitar juga menyampaikan terima kasih serta apresasi kepada jajaran PT. Kampung Coklat yang telah berkontribusi memberikan PAD dari sektor wisata untuk Kabupaten Blitar.

“Selain itu, kehadiran wisata edukasi Kampung Coklat ini benar-benar mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar, juga mengurangi angka pengangguran, dimana tingkat pengangguran terbuka (TPT) Tahun 2023 mampu ditekan dari 5,,45% mnejadi 4,91%. Untuk itu dalam kesempatan ini saya nitip pesan, obyek wisata edukasi ini harus terus dikelola dengan inovatif dan kreatif sehingga semakin banyak wisatawan yang berkunjung menikmati oboyek wisata yang ada di Kabupaten Blitar,” tuturnya.

Sementara itu, Manager Kampung Coklat, Edi Purwanto mengatakan, Tradisi kirab Tumpeng Ketupat Coklat ini bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia sekaligus budaya umat Muslim. Alhamdulillah tahun ini kita sediakan 2000 porsi Ketupat Coklat untuk para pengunjung di Wisata Edukasi Kampung Coklat,” kata Edi.(Adv/Kmf)

 

Tinggalkan Balasan