Pemerintah

Milad ke-59, Kades Paberasan Sumenep Dapat Kado Penghargaan dari DPMD Jawa Timur

×

Milad ke-59, Kades Paberasan Sumenep Dapat Kado Penghargaan dari DPMD Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
IMG 20240322 021237
Foto: Kades Paberasan, Rahman Saleh (kiri), Serifikat penghargaan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur ( kanan)

Sumenep, Detikzone.net- Dibawah kepemimpinan Rahman Saleh, desa Paberasan, terus menorehkan prestasi gemilang dan membawa harum nama Kabupaten Sumenep.

Teranyar, Kades Paberasan Rahman Saleh menerima sertifikat penghargaan peserta orientasi program desa berdaya tahun 2024 dari DPMD Jatim di Hotel Selecta Malang.

Spesialnya, penghargaan yang berhasil diraih tersebut bertepatan pada momentum Milad ke-59  Kades Paberasan pada hari Kamis, 21 Maret 2024 di Hotel Selecta Malang

Bahkan atas prestasinya tersebut, Desa yang dinahkodainya selama dua periode itu mendapat fulus pembinaan sebesar Rp 100 juta untuk pemberdayaan desa.

Kepala Desa Paberasan, Rahman Saleh tidak menyangka akan mendapat penghargaan bergensi yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahunnya yang ke-59.

“Alhamdulillah. Ini Skenario Allah SWT. Sejujurnya saya tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan,” kata Kades Paberasan Rahman Saleh kepada Detikzone.net.

Desain tanpa judul 20240322 023726 0000

Pria yang sukses membangun balai desanya menyerupai gedung putih Amerika yang diberi nama White Hall desa Paberasan ini mengaku bahwa sejak terpilih menjadi Kades pada tahun 2014 silam ia sudah punya niat untuk membawa desa Paberasan ke arah kemajuan.

“Perlahan tapi pasti, akhirnya desa Paberasan bisa menyandang predikat sebagai desa Mandiri,” ungkapnya.

Kendati demikian, kesuksesan yang telah dicapai bukan didapat dengan mudah. Butuh perjalanan panjang, melalui perjuangan dan kerja keras.

“Perjalanan panjang tersebut menuju desa Mandiri memang sudah diniatkan sejak tahun 2014,” tuturnya.

“Capaian awal desa Paberasan adalah desa berkembang. Namun pada tahun 2017 desa Paberasan berstatus desa maju urutan kedua dibawah Pangarana. Kemudian padahal tahun 2022 hingga sekarang berstatus Mandiri,” tambahnya.

Rahman Saleh berharap segala pencapaian yang telah diraihnya secara pribadi maupun pencapaian desa  menjadi motivasi untuk terus melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. “Mudah-mudahan semua penghargaan dan pencapaian yang telah diraih semakin memacu semangat untuk terus berkarya yang kreatif, efektif dan positif sehingga mendatangkan kemaslahatan untuk masyarakat,” harapnya.

Rahman Saleh menyebut, Desa Berdaya itu diberikan pada desa yang berstatus desa Mandiri.

“Tujuannya adalah peningkatan ekonomi kerakyatan yang sifatnya langsung dirasakan masyarakat dengan sumber alam yang ada untuk dibuat iconik desa. Paberasan iconik-nya adalah program 3 P, Pertanian meliput Padi, Jagung dll, Perkebunan yang berbasis Peternakan,” sebutnya.

“Semua itu menuju desa Mandiri Pangan dengan produk unggulan desa yaitu penyediaan beras putih super punel yang dikemas dalam bentuk beras premium. Program ini sangat cocok untuk pengentasan kemiskinan dan untuk ketahanan pangan agar tidak terdampak inflasi,” imbuhnya.

Kades yang piawai pencak silat ini berharap Pemerintah Daerah terus mendorong seluruh desa menggali potensi desanya masing-masing yang orientasinya untuk kemakmuran rakyat.

“Pemerintah Daerah harus bisa membangun dari desa dengan sebenar-benarnya demi kemaslahatan dan kemakmuran ummat atau rakyat,” tandas adik kandung ketua AKD Kabupaten Sumenep ini.

Tinggalkan Balasan