Berita

KPU dan Bawaslu Nias Selatan Sahkan Suara Siluman Hasil Pileg DPRD

×

KPU dan Bawaslu Nias Selatan Sahkan Suara Siluman Hasil Pileg DPRD

Sebarkan artikel ini
IMG 20240308 WA0095

Nias Selatan, Detikzone net- Rapat Pleno Rekapitulasi perolehan suara tingkat Kabupaten yang diselenggarakan KPUD dan Bawaslu Kabupaten Nias Selatan di Hall Defnas Telukdalam menuai polemik dan keresahan.

Pasalnya, KPUD dan Bawaslu Kabupaten Nias Selatan mengesahkan perolehan suara salah satu calon anggota Legislatif dari Partai PAN dan PDIP yang telah digelembungkan atau dialihkan ke Caleg lain yang diduga dilakukan oleh PPK Kecamatan Toma.

Suara yang diduga digelembungkan di beberapa TPS yakni Desa Bawoganowo TPS 1, 2, 3 yang mana suara Caleg Partai PAN nomor urut 3 dipindahkan sebanyak 263 ke Caleg nomor urut 01 Atas nama Ferdianto Duha dan.

Kemudian, Desa Hilisataro TPS,1, 2, 3 Partai PDIP digelembungkan suara ke Caleg nomor urut 1, Gedonius Maduwu.

IMG 20240308 WA0103

Lantaran merasa dirugikan, para saksi dari partai PAN dan PDIP tersebut serta beberapa saksi dari partai lain mengajukan keberatan dan memohon kepada Bawaslu Nias Selatan untuk dilakukan perhitungan suara ulang dari TPS 1, 2, 3 Desa Hilisataro dan TPS 1,2,3 Desa Bawoganowo Kecamatan Toma tersebut. Namun pihak Bawaslu tidak menggubris.

Bahkan anehnya, dalam situasi keributan permasalahan perolehan suara, Komisioner KPU memaksa mengetuk palu untuk pengesahan suara caleg di Dapil V Nias Selatan meski sudah 3 kali rapat Pleno PPK KECAMATAN TOMA diskors oleh KPUD Nias Selatan.

Sebelumnya, dalam rapat pleno PPK Kecamatan Toma di tingkat Kecamatan, saksi dari caleg PAN dan PDIP menyampaikan keberatan namun pihak PPK tidak menerima sanggahan.

IMG 20240308 WA0102

Pasca rapat pleno rekapitulasi tingkat Kecamatan, Caleg dari partai PAN no. Urut 7 Isolir Buulolo dan PDIP no. 6 Samahato Buulolo melaporkan tindakan tindakan oknum penyelenggara tingkat kecamatan Toma ke Bawaslu dan KPU kabupaten Nias Selatan.

Tapi dalam rapat Pleno KPU dan Bawaslu tidak menunjukkan sedikit rasa keadilan seakan tutup mata dengan tindakan pelanggaran pemilu dan kecurangan yang dilakukan jajaran KPU di tingkat kecamatan Toma.

Atas tindakan itu meloloskan orang- orang yang mau menghancurkan Demokrasi di kabupaten Nias Selatan, Aliansi masyarakat dan kaum pemerhati Pemilu menyuarakan kebenaran demokrasi yang berkeadilan jujur dan akuntabel.

“Kita akan kawal dugaan kecurangan ini demi Marwah demokrasi kedepan,” tandas Roni perwakilan Aliansi masyarakat dan kaum pemerhati Pemilu.

Tinggalkan Balasan