HukrimPeristiwa

Aneh, Wartawan Ingin Temui Kapolres Sumenep, Kasium Arahkan Ke Bu Widi Terlebih Dahulu

×

Aneh, Wartawan Ingin Temui Kapolres Sumenep, Kasium Arahkan Ke Bu Widi Terlebih Dahulu

Sebarkan artikel ini
IMG 20240303 WA0193
Foto: Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti (kiri), Kepala Seksi Umum (Kasium), Ratih (kiri)

Sumenep, Detikzone.net- Ingin bertemu Kapolres Sumenep dalam rangka koordinasi mengenai pelaksanaan kegiatan Pemkab, wartawan sekaligus ketua Panitia Event Madura Body Contest (EMBC) Ahmad Amin Rifa’e disibukkan dengan aturan rumit Kepala Seksi Umum (Kasium) yang menyebut harus ke Kasi Humas AKP Widiarti terlebih dahulu. Ahad, 03/03/2024.

Padahal sejak kepemimpinan Kapolres Sumenep sebelumnya AKBP Edo Satya Kentriko, aturan untuk bertemu Kapolres cukup di Kasium namun kali ini justru harus melibatkan Humas Polres AKP Widiarti.

“Ijin kak, berkenan ke Bu Widi terlebih dahulu. Minta dampingi Bu Widi enggih.
Biar Bu Widi yang maturkan ke Bapak,” tulis Kasium Ratih menjawab konfirmasi.

Bukan mendapat solusi, wartawan justru semakin bingung dengan sikap Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti yang terkesan tidak konsisten.

Padahal bulan lalu pada tanggal 18 Februari, AKP Widiarti saat dikonfirmasi mengenai kejelasan kapan dijadwalkan bisa bertemu, pihaknya mengatakan Kapolres Sumenep sering banyak kegiatan keluar.

“Gak tahu juga mas soalnya bapak ada kegiatan di Polda besok. Bapak banyak kegiatan keluar,” ujar AKP Widi kala ditanya kepastian kapan bisa menghadap dalam rangka pelaksanaan Event Madura Body Contest.

Namun, saat kembali dikonfirmasi, AKP Widiarti justru menyarankan wartawan untuk bertemu langsung dengan Kapolres lantaran dirinya hanya bawahan.

“Maaf mas, yang ngatur jadwal bukan saya. Silahkan saja menghadap ke beliau langsung, saya hanya bawahan. Tidak harus nunggu saya,” ucap Widi.

Berkenan dengan itu, Ketua Event Madura Body Contest menyebut prosedur bertemu dengan Kapolres layaknya bertemu dengan jenderal. Padahal dirinya merupakan mitra kerjanya, namun faktanya justru dipersulit.

“Saya rasa, prosedur bertemu dengan Kapolres layaknya bertemu Jenderal. Sudah sulit, malah dipersulit,” ungkap Ahmad Amin.

Amin menyebut, Kasium Polres Sumenep dan Kasi Humas seakan saling lempar tanggung jawab, sehingga ia bingung harus berkoordinasi dengan siapa.

“Menurut Kasium ke Humas menurut Humas ke Kasium. Padahal dalam hal ini bukan kepentingan pribadi melainkan kepentingan bersama demi kemajuan pemerintah daerah. Apalagi Kapolres dijadikan sebagai pembina di struktural Event Madura Body Contest,” tambah Ahmad Amin.

“Sampai detik ini, untuk menemui Kapolres Sumenep sulitnya minta ampun. Jadi, sebagai ketua panitia event, saya merasa tersinggung karena saya mau datang untuk koordinasi bukan untuk mengemis,” tukasnya.

Oleh sebab itu, Ahmad Amin meminta Kapolres Sumenep segera mengganti Kasi Humas AKP Widiarti demi Marwah institusinya.

“Kepada mitranya saja sudah seperti ini apalagi kepada masyarakat biasa. Bukankah fungsi Humas itu sebagai penyambung lidah antara masyarakat dengan institusinya. Tapi saya pribadi tidak merasakan hal itu,” tandas Amin.

 

 

Tinggalkan Balasan