Hukrim

Nama Baik Dicemarkan, Bakero Bungurasih Tempuh Jalur Hukum

×

Nama Baik Dicemarkan, Bakero Bungurasih Tempuh Jalur Hukum

Sebarkan artikel ini
IMG 20240229 WA0096
Foto: Bakero ( baju kotak ) menemui korban penganiayaan ( jaket putih)

Jatim- Tidak selamanya kebaikan dibalas kebaikan. Hal tersebut dialami Muhamad Samsul Arif pemuda asal Bungurasih yang dituduh melakukan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap SHP pemuda asal Nganjuk, di sebuah penginapan bernama Kero-Kero yang berlokasi di dekat terminal Purabaya (Bungurasih)Sidoarjo.

Samsul yang akrab dipanggil Bakero menuturkan dirinya terkejut saat mengetahui dituduh terlibat penganiayaan dan pengeroyokan padahal justru ia mencoba melerai kejadian tersebut.

” Saat itu tanggal 30-01-2024 saya melihat Kolet menghajar saudara SHP dan saya mencoba untuk melerai dan saat itu hanya dua orang saja, Kolet dan SHP yang bertengkar tidak ada pelaku lain, jadi tidak benar terjadi pengeroyokan,” tegas Bakero.

Bakero menambahkan, jika Kolet menghajar SHP karena Kolet merasa kesal teman wanitanya digoda SHP, dan dirinya tidak ada sangkut pautnya dengan persoalan pribadi antara Kolet dan SHP.

“Kolet menghajar SHP karena masalah pribadi yang saya tahu Kolet marah karena teman wanitanya digoda SHP,” imbuh Bakero, Rabu(28/02/2024).

Bakero menuturkan dirinya juga sudah menemui SHP dan menyampaikan kenapa ia dituduh melakukan pengeroyokan padahal dirinya yang melerai terjadi pertengkaran antara SHP dan Kolet.

” Saya sudah menemui SHP dan bertanya langsung kenapa saya dituduh melakukan pengeroyokan,tapi SHP hanya diam saja tidak menjawab,” tuturnya.

Pemuda asli Bungurasih itu menyampaikan jika Ia akan melakukan upaya hukum terkait tuduhan yang tidak benar karena saat kejadian banyak saksi yang melihat.

“Sebagai warga negara yang baik saya tetap tunduk pada aturan hukum karena itu saya akan menempuh jalur hukum,” pungkas Bakero.

Tinggalkan Balasan