Peristiwa

Hari Libur, Mobdin Milik Pemkab Sumenep Check- in di Surabaya Suites Hotel

×

Hari Libur, Mobdin Milik Pemkab Sumenep Check- in di Surabaya Suites Hotel

Sebarkan artikel ini
20240226 122754 0000
Foto: Kaperwil media Detikzone.net, Anam berpose di samping Mobdin milik Pemkab Sumenep

Sumenep, Detikzone.net- Padahal hari libur, Mobil Dinas (Mobdin) milik Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur  terpantau sedang Check-in di Surabaya Suites Hotel. Jl Plaza Boulevard, Genteng, Kota Surabaya, Jawa Timur pada Minggu malam pukul 23.55 wib, 25/02/2024.

Pantauan wartawan, mobil Kijang Innova warna hitam berplat nomor M11XXX tersebut berjejer dengan Mobil Pajero Sport warna putih di halaman hotel.

Mengetahui hal itu, pewarta yang pada waktu bersamaan ada di lokasi lantas menunggu selama beberapa jam untuk bertemu dengan sang pengemudi.

Namun, 3 jam menunggu, pengendara mobil pelat merah milih Pemkab Sumenep tersebut belum jua menampakkan batang hidungnya.

Dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 87 Tahun 2005 tentang Pedoman Efisiensi dan Disiplin PNS ditetapkan, Kendaraan Dinas adalah fasilitas kerja ASN sebagai penunjang penyelenggaraan Pemerintahan Negara. Namun yang terjadi justru berbanding 180 derajat.

Kepada redaksi, Anam, Kepala Perwakilan Jawa Timur Detikzone.net yang baru saja menyelesaikan pendidikan S2 -Nya ini mengatakan, dirinya memergoki Mobil Dinas di Surabaya Suite Hotel
usai menghadiri acara konsolidasi bersama tim Prabowo-Gibran di Surabaya.

“Usai acara konsolidasi, saya ke -Surabaya Suite Hotel untuk istirahat. Namun di halaman parkir ada Mobil Dinas tersebut,” kata Anam bercerita.

Lantaran penasaran, Anam lantas menunggu hingga berjam-jam. Tapi pengemudi Mobil Fasilitas Negara yang harusnya dipakai pada hari kerja tidak kunjung keluar.

“Mobil Dinas tersebut baru keluar pagi,” tegas Anam. Senin, 27/02.

Anam menduga, oknum ASN yang mengendarai Mobdin milik Pemkab Sumenep tersebut bukan dalam rangka kerja, namun hanya untuk bersenang senang semata.

“Saya menduga, oknum yang mengendarai mobil Dinas tersebut sedang senang-senang di Surabaya Suite Hotel,” terangnya

“Semestinya, fasilitas kendaraan dinas hendaknya menjadi pemacu semangat dan motivasi bagi ASN yang menerimanya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara,” beber Anam

Pria yang menjadi keluarga besar ormas Projo ini juga menyebut, ASN yang memperoleh fasilitas kendaraan dinas semestinya harus bisa memilah penggunaan kendaraan dinas tersebut. Karena kendaraan dinas itu bukan untuk menunjang kepentingan pribadi, tapi sebagai penunjang dalam bekerja selaku ASN.

“Sebagai ASN di semua tingkatan, diharuskan untuk benar-benar memperhatikan kemana saja tempat yang pantas dan tidak pantas dikunjungi menggunakan kendaraan dinas. Sehingga  kesalahan dalam menggunakannya bisa menjadi sorotan dan yang akan menanggung akibatnya adalah pemerintah daerah setempat secara keseluruhan,” tandasnya.

Sementara, hingga berita ini terbit Kabid Aset BPPKAD Sumenep belum dapat dikonfirmasi.

Tinggalkan Balasan