InfrastrukturPemerintah

Bupati dan Dandim Sumenep Sepakati TMMD di Pulau, Kepala DPMD: Wujud Pemerataan Pembangunan

×

Bupati dan Dandim Sumenep Sepakati TMMD di Pulau, Kepala DPMD: Wujud Pemerataan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
20240226 212432 0000
Foto: Tak peduli lintas pulau, Kepala DPMD, Anwar Syahroni bersama pihak Dinas PUTR dan Tentara Kodim meninjau Lokasi sasaran pembangunan fisik TMMD

Sumenep, Detikzone.net- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD ) Anwar Syahroni Yusuf mengatakan bahwa Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo telah menyepakati komitmen dengan Dandim Sumenep terkait kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2024 yang akan dilaksanakan di Kepulauan Kangean.

“Pemkab dan Dandim Sumenep telah menyepakati kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2024 akan dilaksanakan di desa Buddi Kecamatan Arjasa sebagai wujud pemerataan pembangunan,” ucap Anwar Syahroni Yusuf saat diwawancarai Detikzone.net

Bahkan ia bersama rombongan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUTR ) Sumenep dan tentara Kodim 0827/Sumenep telah meninjau titik lokasi yang akan dibangun.

Rombongan yang dipimpin langsung Kadis visioner itu rela menginap di Pulau hingga 4 hari, terhitung sejak hari Kamis-Minggu, 25/02/2024.

“Kita diperintah langsung oleh Bapak Bupati Sumenep untuk turun langsung melakukan peninjauan ke lokasi,” ungkapnya.

Lantas, Kadis Anwar Syahroni memuji sinergitas yang telah dijalin pemerintah daerah dengan Kodim Sumenep.

“Bapak Dandim dan Bupati Sumenep tentu memiliki kesamaan visi dan misi dalam rangka menyukseskan pembangunan,” ungkapnya.

Selama ini, ujar Anwar Syahroni,
Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) selalu dilaksanakan di daratan, namun kali ini program unggulan Korp baju loreng tersebut akan dilaksanakan di kepulauan sebagai implementasi tagline Bismillah Melayani.

“Di desa Buddi ada tiga dusun yang harus menjadi perhatian kita. Jika insfrastruktur-Nya diperbaiki, maka otomatis akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Kata dia, ada beberapa titik jalan yang akan dilakukan pengerasan. Salah satunya akses menuju penghasil melon termanis di desa Buddi.

“Disana ada yang namanya dusun Batu Tali penghasil melon termanis. Kami bersama tim rela berjalan kaki hingga 5 kilometer untuk sampai ke tempat tersebut,” katanya.

“Sayapun mengapresiasi masyarakat desa Buddi yang memiliki semangat bergotong-royong untuk menyukseskan program TMMD ini,” imbuhnya.

Anwar Syahroni berharap, kegiatan TMMD di Pulau tidak hanya tahun ini, namun berlanjut untuk tahun tahun selanjutnya.

“Saya berharap, tahun depan dan tahun tahun selanjutnya program TMMD bisa dilaksanakan lintas pulau. Misalkan Sapeken, Raas atau mungkin geser ke Kangayan sebagai wujud pemerataan pembangunan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan