InfrastrukturPemerintah

Kepala DPMD, Dinas PUTR dan Tentara Kodim Sumenep Tinjau Lokasi Sasaran TMMD di Kepulauan

×

Kepala DPMD, Dinas PUTR dan Tentara Kodim Sumenep Tinjau Lokasi Sasaran TMMD di Kepulauan

Sebarkan artikel ini
20240225 231101 0000
Foto: Tak peduli lintas pulau, Kepala DPMD, Anwar Syahroni bersama pihak Dinas PUTR dan Tentara Kodim meninjau Lokasi sasaran pembangunan fisik TMMD

Sumenep, Detikzone.net- Dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan di daratan maupun kepulauan, Pemerintah Kabupaten Sumenep  melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD ) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUTR ) terus menguatkan kerja kolaboratif dengan Kodim 0827/Sumenep. Salah satunya melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2024.

Jika sebelumnya, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dilaksanakan di daratan, namun kali ini berkat sinergitas dan komitmen bersama, program unggulan Korp baju Loreng tersebut akan dilaksanakan di kepulauan sebagai implementasi tagline Bismillah Melayani.

Bahkan, rombongan Pemkab Sumenep yang dipimpin Kadis DPMD  Anwar Syahroni Yusuf bersama Dinas PUTR dan anggota Kodim/0827 telah melakukan peninjauan lokasi sasaran pembangunan fisik TMMD di desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Sumenep.

Selama 4 hari, rombongan DPMD, PUTR dan Kodim Sumenep telah menunjukkan kinerja maraton di Pulau Cukir tanpa lelah.

Kepada pewarta, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD ), Anwar Syahroni Yusuf mengatakan, Bupati Sumenep sengaja menunjuk desa Buddi untuk realisasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2024.

“DPMD dan Dinas PUTR serta pihak Kodim sudah melakukan peninjauan di titik titik lokasi yang nantinya akan dibangun infrastruktur jalan melalui  kegiatan TMMD 2024,” kata Anwar Syahroni Yusuf saat diwawancarai wartawan. Sabtu, 24/02, malam.

Menurutnya, ada beberapa jalan di desa Buddi yang sangat memperihatinkan, sehingga memang perlu sentuhan program.

“Kegiatan TMMD 2024 ini merupakan salah satu dukungan terhadap visi misi Bupati Sumenep untuk percepatan pembangunan di Kepulauan,” ungkapnya.

Anwar Syahroni menyebut, desa Buddi memiliki potensi perekonomian yang bisa mendorong kesejahteraan masyarakat sebagai salah satu desa penghasil melon terbaik di Indonesia.

“Oleh sebab itu, pembangunan akses jalan menuju sebuah dusun penghasil melon itu harus kita lakukan demi mendorong perekonomian,” sebutnya.

Bahkan, dirinya bersama rombongan rela berjalan kaki 5 kilometer untuk meninjau akses jalan yang nantinya akan dibangun melalui TMMD.

“Disana ada yang namanya dusun Batu Tali penghasil melon termanis. Kami bersama tim rela berjalan kaki hingga 5 kilometer untuk sampai ke tempat tersebut. Karena Bupati Sumenep  memerintahkan kami agar turun langsung ke lokasi,” ungkapnya.

Kadis berjenggot putih itu hampir memastikan TMMD di desa Buddi akan terealisasi pada bulan Juli 2024.

“Untuk saat ini kita masih meninjau dan akan melakukan rapat koordinasi kembali bersama Bupati dan Dandim Sumenep,” tukasnya.

Kadis Anwar Syahroni berharap, TMMD di Kepualauan tidak hanya dilaksanakan tahun ini, akan tetapi berkelanjutan.

“Saya berharap, tahun depan dan tahun tahun selanjutnya program ini bisa dilaksanakan lintas pulau. Misalkan Sapeken, Raas atau mungkin geser ke Kangayan sebagai wujud pemerataan pembangunan,” tandasnya.

Sementara, Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, mengatakan, kegiatan TNI Manunggal Membangun desa tersebut ingin menjangkau kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saya merasa bahwa masyarakat yang paling membutuhkan itu di pulau. Oleh karenanya, kita memberanikan diri untuk TMMD di Pulau. Meskipun nanti rintangan dan hambatannya lebih banyak,” tutur Dandim Donny Pramudya Mahardi.

Disamping itu, Dandim berharap kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Pulau akan menjadi perhatian pusat.

” Madura kan punya 126 pulau yang menurut saya otomatis butuh perhatian lebih. Jika kita bicara Madura saja dibandingkan kabupaten- kabupaten lain seharusnya Sumenep ini mendapat perhatian lebih karena memiliki beban yang lebih. Artinya dengan kepulauan itu ada beban transformasi, jarak dan segala macam. Semoga dengan hadirnya TMMD di Pulau, masyarakat bisa merasakan dengan kehadiran kita,” pungkas Dandim Donny Pramudya Mahardi. Ahad, 25/02.

 

Tinggalkan Balasan