Politik

Rekapitulasi Suara Pemilu di Kantor Kecamatan Arjasa Penuh Interupsi, TPS 6 Akan Dihitung Ulang

×

Rekapitulasi Suara Pemilu di Kantor Kecamatan Arjasa Penuh Interupsi, TPS 6 Akan Dihitung Ulang

Sebarkan artikel ini
20240224 171957 0000
Foto: Rapat Pleno Rekapitulasi suara pemilu 2024 di Pendopo Arjasa

Sumenep, Detikzone.net-  Rapat Pleno Rekapitulasi hasil suara Pemilu di pendopo Kecamatan Arjasa terus terjadi kemelut.

Pantauan di lokasi, rapat rekapitulasi penuh dengan interupsi.

Menurut saksi dari partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Moechtar Rafik, suara pemilih di TPS 6 diduga sudah terkondisikan terlebih dahulu, sehingga suara daftar hadir melebihi DPT yang ada.

“Angka hadir 100 persen masih kelebihan surat suara. Ini kan aneh. Makanya mau dilakukan penghitungan ulang,” ujar peserta rapat Rekapitulasi suara pemilu 2024, Moechtar Rafik kepada wartawan. Sabtu, 24/02/2024.

Menurut pria yang karib disapa Itang ini, kejadian tersebut terjadi di daerah pemilihan (Dapil) 8 meliputi kecamatan Arjasa, Kangayan dan Sapeken.

“Kejadian memalukan tersebut terjadi di TPS 6, desa Buddi, Kecamatan Arjasa,” ungkapnya.

Selain itu, beber Itang, ada perbedaan hasil.

“Disini juga ada perbedaan angka,” bebernya.

Sementara, saksi yang lain juga meminta penghitungan suara ulang.

“Kami minta penghitungan ulang,” pungkasnya.

Hingga berita ini terbit, rekapitulasi hasil suara Pemilu di Kecamatan Arjasa masih berlangsung alot dan kerapkali terjadi interupsi.

Diwartakan sebelumnya, Sederet masalah yang terjadi mengenai pelaksanan Pemilu 2024 terus menjadi kemelut berkepanjangan.

Kemelut yang tak kunjung selesai tersebut berawal saat Ketua PPK Amin Wazan dan kawan lawan melakukan cara cara licik dugaan kecurangan pemilu 2024 dengan membuka segel kotak suara di GOR Arjasa layaknya maling lantaran tanpa pengelabuhi petugas dan tanpa sepengetahuan aparat karena masuk dari pintu belakang.

Sehingga, dengan kejadian tersebut sejumlah saksi menyampaikan Mosi tidak percaya kepada penyelenggara bahkan berefek terhadap njelimetnya rapat rekapitulasi suara Pemilu di Kecamatan Arjasa.

Terkini, rekapitulasi suara pemilu yang dilaksanakan di pendopo kecamatan Arjasa terpaksa dihentikan sementara sampai para saksi memang C Salinan.

Rekapitulasi yang berjalan selama dua hari, mulai dari Jumat 23/02, kemarin hingga hari ini Sabtu, 24/02 ini hanya bisa menyelesaikan desa Sumbernangka.

Penghentian sementara rapat rekapitulasi di Pendopo Kecamatan Arjasa tersebut diawali protes dari saksi dari PKB, Moechtar Rafik.

Moechtar Rafik mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima C Salinan.

“Sampai saat ini, kami disini tidak menerima C Salinan. Apa salahnya jika kami meminta hak kami. Tolong dengarkan aspirasi kami,” kata Moechtar Rafik terpantau media ini.

Hingga berita ini terbit, rekapitulasi suara pemilihan umum 2024 dihentikan sementara.

Pantauan di Pendopo Kecamatan Arjasa, TNI- Polri melakukan pengawasan ketat dan siaga satu.

 

 

 

Tinggalkan Balasan