Peristiwa

Seraya Menyebut Bagas, Pendukung Caleg DPRD Sumenep Dapil II Jemawa Pamerkan Segepok Fulus

×

Seraya Menyebut Bagas, Pendukung Caleg DPRD Sumenep Dapil II Jemawa Pamerkan Segepok Fulus

Sebarkan artikel ini
20240221 215427 0000
Foto: Pendukung salah satu Caleg DPRD Sumenep Dapil II dengan congkaknya memamerkan segepok fulus

Sumenep, Detikzone.net- Demi ambisinya menjadi anggota Dewan periode 2024-2029, salah satu Calon Legislatif dari Partai PDI- Perjuangan di Dapil II meliputi Kecamatan Lenteng, Bluto, Saronggi dan Giligenting diduga tidak hanya disuplay kekuatan ASN dan tenaga kesehatan (Nakes ), namun juga terindikasi menyebar fulus. Rabu, 21/02/2024

Bahkan, video dokumentasi tumpukan  fulus mencapai ratusan juta yang diduga dari Caleg DPRD Sumenep Dapil II telah menyebar ke meja Redaksi Detikzone.net.

Dalam video tersebut, beberapa orang yang diduga merupakan tim pemenangan Caleg DPRD Sumenep Dapil II bernama Eka Bagas sudah siap-siap untuk dibagikan.

Seraya menyebut Bagas, salah seorang pendukung yang telah menerima fulus satu kantong keresek dengan jemawa mengangkat segepok fulus seraya menyebut kelebihan uang.

Untuk anona Bagas ini Posang ta’ nemmo oreng pole, bitalebbi pesse, beremma rea. Pola bedhe tompoan pole ayo merapat siap siap siap. ( Untuk anunya Bagas ini bingung sampai tidak ketemu orang lagi, kelebihan uang, gimana ini. Barangkali ada yang mau merapat ayo siap siap siap),” sebut salah satu tim sukses dengan ekspresi cengengesan.

Menurut sumber informasi Detikzone.net, video yang diterima Redaksi merupakan salah satu dokumentasi tim sukses Caleg DPRD Sumenep Dapil II dari Partai PDI-Perjuangan di seputar kecamatan Lenteng.

“Itu salah satu dokumentasi saat di seputaran Kecamatan Lenteng,” ungkapnya.

“Kalau masalah pembagian uang tergantung timnya mas. Ada yang nyampek Rp 125 ribu. Rp 250 untuk Target tembak malam H,” tambahnya.

Sementara, RS, seorang Nakes yang identitasnya dirahasiakan mengatakan, setiap Puskesmas juga diistruksikan untuk memenangkan Eka Bagas.

“Setiap Puskesmas diinstruksikan untuk ikut mambantu pemenangan,”  beber RS (inisial). Rabu (21/02/24).

Bahkan salah seorang Kepala Puskesmas tanpa malu-malu berani membuat story WhatsApp ucapan selamat kepada salah satu Caleg dari PDI Perjuangan yang berdasarkan hitung cepat terpilih sebagai Dewan Sumenep.

Ketika diingatkan hal tersebut dengan santainya sang Kepala Puskesmas menjawab, “Itu saudara saya Mas,” dalihnya.

Berkenan dengan pengerahan ASN, salah seorang pengajar di SDN Langsar III membeberkan adanya intervensi dari oknum kepala sekolah agar mencoblos dan memenangkan salah satu calon legislatif DPRD Sumenep Dapil II bernama Eka Bagas dari partai PDI-P

“Saya menduga kepala sekolah se Kecamatan Saronggi diintervensi oleh koordinator inisial AS agar mencoblos Eka Bagas Caleg DPRD dapil II nomor urut satu,” kata salah seorang guru inisial FR saat diwawancarai di kantor Barisan Relawan Infant Gibran (Brigib). Kamis, 15/03/2024.

Baca lagiMemalukan, Oknum Kepsek Nekat Intervensi Guru Demi Menangkan Caleg DPRD Sumenep dari Partai PDI-P

Ia mendengar langsung arahan dari kepala sekolah SDN Langsar III inisial IS.

“Setelah menghadiri rapat Kepala Sekolah se-Kecamatan Saronggi tiba tiba mengarahkan agar semua guru memenangkan salah satu Caleg DPRD dari partai PDI-P bernama Bagas,” jelasnya.

Lantas, FR menyebut meyakinkan bahwa yang mengarahkan Kepala Sekolahnya itu merupakan orang berpengaruh di Saronggi.

“Kepala sekolah saya apa kata oknum Kepala Sekolah SDN Langsar II inisial AS. Makanya dia melakukan intervensi agar memenangkan Bagas Caleg DPRD dari partai PDI-P,” tuturnya.

“Sudah jelas itu merupakan sebuah pelanggaran. Dan menyalahi kode etik. Karena seharusnya kepala sekolah memberikan contoh yang baik untuk bawahannya namun yang dilakukan malah sebaliknya. Bukan hanya gurunya saja tapi harus melibatkan keluarganya,” imbuhnya.

Kepala Sekolah SDN Langsar III inisial IM dikonfirmasi Detikzone.net hingga kini belum dibalas .

Namun, Kepala sekolah SDN Langsar II inisial AS yang disebut Koordinator oleh salah satu narasumber terpercaya media ini mengelak saat dikonfirmasi.

“Maaf bapak, karena nomor bapak baru, jadi saya tidak jawab, dan saya selaku Kepsek Langsar 2 tidak pernah mengintervensi, dan hasil di TPS saya sedikit,” tandasnya.

Sementara, belum ada keterangan resmi dari Caleg DPRD Sumenep bernama Eka Bagas lantaran media ini tidak memiliki akses komunikasi.

Bahkan, Ketua DPC Sumenep juga tidak dapat dihubungi karena nomornya sedang tidak aktif.

Tinggalkan Balasan