Politik

Relawan Gibran Terobos Markas Banteng

×

Relawan Gibran Terobos Markas Banteng

Sebarkan artikel ini
20240125 171941 0000
Foto: Deklarasi BRIGIB

Sumenep, Detikzone.net- Ribuan relawan memadati acara Deklarasi Barisan Relawan Infant Gibran (Brigib) yang berlangsung di lapangan Bumi Sumekar Asri (BSA). Kamis, 25/01/2024.

Deklarasi ini terbilang nekat. Sebab, menerobos markas Banteng.

Diketahui, Kabupaten Sumenep merupakan basis terkuat partai PDI Perjuangan besutan Megawati.

Deklarasi spektakuler tersebut tidak hanya dihadiri para pemuda-pemudi milenial, namun juga dimeriahkan para emak-emak, barisan pemuda pesisir, dan paguyuban sopir dumptruck.

Hadir pula perwakilan seluruh partai pengusung Prabowo Gibran.

Ketua BRIGIB, Faldy Aditya dalam orasinya mengatakan, acara deklarasi tersebut sengaja digelar dalam rangka memenangkan pasangan nomor urut 02 Prabowo -Gibran.

“Sudah saatnya yang muda memimpin. Sengaja Deklarasi ini digelar untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran. Apakah anda siap,” ujar Faldy Aditya mendarah-darah yang kemudian dijawab serentak oleh para relawan 02 dengan teriakan SIAP.

Sementara, pembina Brigib sekaligus Politisi Partai Golkar, Sulaisi Absurrazaq memanggil satu persatu pemuda perwakilan kepulauan Sumenep.

Lantas, Sulaisi Abdurrazaq dengan lantang menyampaikan orasi politiknya di atas panggung yang menggetarkan para pemuda.

“Saya mohon maaf, hormat pertama saya bukan saya sampaikan kepada anggota anggota DPRD yang hadir disini. Saya mohon maaf. Jika sebelumnya salam hormat saya untuk para senior saya namun saat ini yang terhormat pertama adalah mereka mereka petarung petarung dari pulau ini,” tegasnya.

“Yang terhormat pemuda pemuda yang datang dari Kepulauan Sumenep. Kalianlah simbol dari revolusi kesabaran yang selama ini tersisih, yang selama ini terasing, yang selama ini ada dipinggiran. Politik inilah jalannya untuk merubah semua situasi yang kalian alami. Kami telah datang ke pulau, bagaimana terasingnya mereka, bagaimana rusaknya infrastruktur, bagaimana susahnya mendapat air bersih bagaimana susahnya mendapatkan akses internet, listrik dan seterusnya,” ungkapnya.

Oleh karenanya, Sulaisi lantang menyebut bahwa untuk melawan semua itu, jalan Politiklah tempatnya.

“Untuk memperjuangkan itu semua kalian harus bersama dengan kami, Barisan Relawan Infant Gibran (Brigib),” ucapnya.

“Dari mana kita kepung ? dari istana. Caranya? Mendukung Gibran Wakil presiden,” imbuhnya.

Ia pun meneriakkan nama Prabowo, yang kemudian dijawab teriakan Presiden oleh ribuan relawan.

Tidak hanya itu, Sulaisi Abdurrazaq juga meneriakkan nama Gibran yang dijawab teriakkan menang, menang, menang.

“Deklarasi ini adalah deklarasinya anak anak muda. Tentu, cara menghadapi anak anak muda beda dengan cara menghadapi para senior. Anak muda memang kesusu. Tapi anak anak muda punya semangat. Walaupun anak anak muda selalu diposisikan sebagai anak kecil,” ungkapnya.

Kendati demikian, Sulaisi Abdurrazaq mengungkapkan bahwa Indonesia telah dibuat takjub oleh sosok anak muda bernama Gibran yang setelah kemunculannya di dunia politik membuat redup para politisi senior.

“Setelah lahir anak kecil yang bernama Gibran ke dunia politik cahaya politisi posisi senior tiba tiba meredup. Karena mereka meredup, para senior senior itu ikut cahaya mas Gibran. Harapan kita Mas Gibran harus menjadi kiblat politik masa depan Indonesia,” pungkas dia seraya meneriakkan nama Prabowo dan Gibran.

“Rekan rekan sekalian, Hadirnya Gibran harus menjadi mimpi buruk bagi mereka yang yang selama ini mendominasi,” tandas Sulaisi Abdurrazaq

 

Tinggalkan Balasan