Hukrim

Dinamika Persidangan Sengketa Tanah: Antara Tantangan Hukum dan Kebingungan Pihak Terlibat

×

Dinamika Persidangan Sengketa Tanah: Antara Tantangan Hukum dan Kebingungan Pihak Terlibat

Sebarkan artikel ini
IMG 20240118 WA0058

Pangkajene, Detikzone.net- 16 Januari 2024- Sidang gugatan sengketa tanah antara penggugat Idawahyuni dan tergugat H. Yunggu di Pengadilan Negeri Pangkajene pada Selasa, 16 Januari 2024, menyajikan berbagai dinamika dan tantangan hukum.

Meskipun upaya perdamaian belum berhasil, majelis hakim yang dipimpin oleh Ketua A. Rico H. Sitanggang, S.H. M.Kn., tetap membuka peluang untuk negosiasi perdamaian sebelum putusan akhir.

Proses sidang tidak membacakan isi gugatan atas kesepakatan, namun Ketua Majelis Hakim mengejutkan pihak penggugat , firman , dengan pertanyaan tajam terkait kemungkinan perubahan petitum.

IMG 20240118 WA0059
Foto : Kuasa hukum tergugat, Amiruddin Lili, S.H

Perdebatan pun muncul mengenai catatan tanah yang dinyatakan sah oleh penggugat.

Ketidaksesuaian berkas antara pihak majelis hakim dan kuasa hukum penggugat, Firman, menambah kompleksitas. Pembacaan perubahan hasil gugatan oleh majelis hakim menjadi sorotan utama, dengan peningkatan jumlah tanah yang diminta oleh penggugat dari 200 menjadi 300.

Sidang menunjukkan kebingungan kuasa hukum penggugat, Firman , terhadap pertanyaan majelis hakim.

Keputusan kuasa hukum tergugat Amiruddin lili ,SH untuk melakukan gugatan balik dengan dasar hukum Pasal 1372 menambah kisruh, mengungkap perbedaan pendekatan antara majelis hakim dan kuasa hukum tergugat.

Dengan kesalahan teknis yang diakui oleh kuasa hukum penggugat, Firman, sidang menantikan proses e-litigasi pada 23 Januari 2024.

Kompleksitas sengketa ini menciptakan ketidakpastian dan menyoroti perlunya penyelesaian yang cermat dan adil dalam ranah hukum.

Tinggalkan Balasan