Berita

Jelang Pemilu 2024, Kapolres Pamekasan Gelar Cooling System

×

Jelang Pemilu 2024, Kapolres Pamekasan Gelar Cooling System

Sebarkan artikel ini
IMG 20240116 WA0123
Foto: Kapolres Pamekasan bersama jajarannya saat menyambangi masyarakat dalam rangka menggelar Cooling System.

PAMEKASAN, Detikzone.net – Jelang Pemilu 2024, Polres Pamekasan beserta jajarannya gencar melakukan cooling system (sistem pendinginan keamanan) dengan menyambangi masyarakat.

Cooling System kali ini, Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Deni Iriawan didampingi Kapolsek Tamberu AKP Muh. Syaiful serta Bhabinkamtibmas Polsek Tamberu silaturrahimi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat di Desa Tamberu, Kec. Batumarmat, Kab. Pamekasan, Senin (16/1).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kyai Zaifuddin, Mantan Kades Blaban H. Sukriyanto, Carek Batu Bintang H. Dewi, H. Jazuli dan H. Romli.

“Tujuan cooling system ini untuk menciptakan situasi aman dan kondusif menjelang pemilu 2024, serta mencegah potensi gangguan Kamtibmas, termasuk 3C (curas, curat, dan curanmor),” tutur Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Deni Iriawan.

Dalam kegiatan tersebut, pesan yang disampaikan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga Harkamtibmas menjelang Pemilu tahun 2024 dan tidak mudah terprovokasi dengan berita hoax.

Pihaknya juga berharap kepada tiga Pilar serta masyarakat untuk mendukung kinerja Polri dalam hal memelihara kamtibmas menjelang pemilu 2024.

“Kita harus menolak segala berita hoax dan ujaran kebencian berbau SARA yang bisa memecah belah persaudaraan,” tuturnya.

Kapolres menambahkan, saat ini rangkaian pesta demokrasi sudah berjalan, tentunya diantara warga akan ada perbedaan pandangan dan pilihan politik.

“Dengan perbedaan tersebut jangan menjadikan perpecahan diantara warga, baik sebelum, pada saat dan setelah pemilu tetap jaga kerukunan dan kesatuan antar warga, mari sukseskan Pemilu Tahun 2024,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga, Kapolres Pamekasan menekankan dan mengingatkan masyarakat untuk memerangi Narkoba.

“Karena Narkoba sangatlah berbahaya karena merusak sumber daya manusia yang tentunya sangat merugikan pembangunan karakter bangsa,”tandasnya.

Tinggalkan Balasan