Berita

Longsor di Kecamatan Pasawahan Purwakarta

×

Longsor di Kecamatan Pasawahan Purwakarta

Sebarkan artikel ini
IMG 20240113 WA0067

Purwakarta, Detikzon.net – Hujan deras yang mengakibatkan tanah longsor yang berada dipinggir jalan kabupaten purwakarta, di kampung Cirateun.

Menurut kepala desa Kertajaya Yadi. terjadi nya hujan deras sehabis Ashar. Dimana pada saat itu hujan yang terus terusan melanda kota Purwakarta setiap hari.

“Warga kampung Cirateun, desa Kertajaya, kecamatan Pasawahan, kabupaten Purwakarta secara bergotong royong kerja bakti membereskan tanah bekas longsoran yang diakibatkan curah hujan yang akhir akhir ini terjadi,” katanya.

Lebih lanjut Yadi mengatakan, beruntung saat kejadian tidak ada korban jiwa, mengingat tanah yang longsor tersebut merupakan tahan kosong yang berada dipinggir jalan.

Selain di desa Kertajaya, hal serupa juga terjadi di desa Pasawahan Kidul. Dimana longsor yang berada didesa tersebut berada di RT.05 RW.03 kecamatan Pasawahan kabupaten Purwakarta.

Menurut salah seorang warga mengatakan, bahwa tanah longsor yang ada diwilayahnya terjadi pada hari Rabu 10 Januari 2024 sekitar jam 15.00 hujan deras setiap hari.

Atas inisiatif kepala desa serta para warganya, lokasi longsor tersebut diperbaiki secara gotong royong. Dengan cara yang sama seperti yang dilakukan desa Kertajaya, yaitu dengan memasang pancang bambu disekitaran tanah yang tergerus air dan mengakibatkan longsor.

Masih di kecamatan Pasawahan kabupaten Purwakarta. Tanah longsor juga terjadi didesa Cihuni.

Tepatnya didusun 2 RT.08 RW.04 desa Cihuni kecamatan Pasawahan kabupaten Purwakarta Jawa Barat.

Menurut kasi pelayanan desa Cihuni Suhendar dan Babinsa yang berada di lokasi mengatakan bahwa longsor tersebut terjadi dua kali, yang pertama terjadi pada tanggal 9 Januari tanah longsor yang mengakibatkan rumah salah seorang Linmas desa tersebut mengalami roboh pada bagian belakang atau dapurnya.

Kejadian kedua pada tanggal 11 Januari 2024, tanah longsor yang menimpa jalan lingkungan.

Menurut Suhendar, kejadian tersebut tepat pada saat terjadinya hujan lebat dan lama serta turun setiap hari, yang mengakibatkan tanah banyak yang tergerus air.

“Beruntungnya tidak ada korban ataupun korban jiwa akibat kejadian tersebut,” tegasnya.

 

Tinggalkan Balasan