Hukrim

Merasa Ditipu, Pengusaha Kapal Laut Junaidi Laporkan Caleg DPRD Sinjai ke Polisi

×

Merasa Ditipu, Pengusaha Kapal Laut Junaidi Laporkan Caleg DPRD Sinjai ke Polisi

Sebarkan artikel ini
IMG 20240112 WA00651

MAKASSAR, Detikzone.net- Junaidi (46), seorang pengusaha kapal laut asal Bangka Belitung, mengadakan konferensi pers di Hotel Gran Town di Makassar, didampingi oleh dua pengacara Amiruddin lili ,SH dan Wandi, SH.

Konferensi pers ini diselenggarakan sebagai respons terhadap tuduhan yang dilayangkan oleh Nursanti, seorang Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Sinjai dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Junaidi menyampaikan geram terkait dengan pernyataan yang disebar melalui media online oleh Nursanti. Ia menegaskan bahwa Nursanti telah memfitnahnya dengan tuduhan memalsukan tanda tangan. Junaidi membawa bukti berupa tiga surat perjanjian investasi, transfer sejumlah Rp 1,415 miliar, serta menyertakan saksi sebagai bukti keaslian transaksi tersebut.

“Semua ada buktinya, tidak hanya satu kali transfer, tapi beberapa kali dengan nominal yang berbeda. Bahkan, transferan dari anak buah saya pun atas nama Nursanti,” jelas Junaidi dengan geram. “Saya tidak pernah memalsukan tanda tangan siapapun.”

Pengacara Junaidi, Amiruddin Lili.sh, juga turut memberikan pandangannya terkait kasus ini.

Ia mencurigai adanya permainan dan settingan dalam investasi Junaidi dengan Nursanti.

Menurutnya, pelayanan eksklusif yang diberikan kepada Junaidi, seolah-olah dianggap sebagai bos besar, ternyata hanya membawa Junaidi ke mess, bukan ke kantor seperti yang dijanjikan.

“Ada kepercayaan dari Nursanti yang menelepon klien saya terkait surat kuasa untuk penjualan hasil tambang. Katanya, Nursanti tidak bisa menjual atas namanya karena masalah perijinan,” ungkap Amiruddin. “Ini mungkin indikasi bahwa Nursanti tidak memiliki tambang, hanya menjual atas nama saja.” Pungkasnya.

Kasus ini semakin kompleks dengan gegap gempita perseteruan antara kedua belah pihak.

IMG 20240112 WA0064

Sementara Junaidi bersikeras membela diri dengan bukti konkret, Nursanti tetap angkat bicara dan membantah segala tuduhan yang dilayangkan kepadanya.

Publik pun menyaksikan perkembangan dramatis dalam perseteruan ini, sementara kasus tersebut terus menjadi sorotan dalam kancah politik lokal.

Tinggalkan Balasan