Berita

Open House Natal Nusantara, Ketua DPW PWDPI Bali: Perayaan Natal Milik Bersama 

×

Open House Natal Nusantara, Ketua DPW PWDPI Bali: Perayaan Natal Milik Bersama 

Sebarkan artikel ini
IMG 20231224 WA0081

Bali- Ketua DPW PWDPI atau Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia Provinsi Bali Mujiardi Santoso menyelenggarakan Open House Perayaan Natal Nusantara di Perum Multi Permai II/IV Blok C14, Banjar Dajan Bingin, Desa Sading, Kabupaten Badung, Sabtu, 23 Desember 2023.

Natal Nusantara ini mengambil tema “Jalin Persaudaraan dan Bina Kerukunan dalam Damai, Sejahtera Allah”.

Dalam sambutannya, Ketua DPW PWDPI atau Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia Provinsi Bali Mujiardi Santoso menyampaikan Perayaan Natal Nusantara ini bertujuan untuk menyambung tali silahturahmi dan mempererat jalinan kekeluargaan.

Bahkan, ditekankan, bahwa Perayaan Natal ini milik bersama bukan milik umat Kristiani saja.

“Perayaan Natal ini milik kita bersama untuk umat-Nya, bukan hanya milik umat Kristen saja. Itulah saya tergugah melaksanakan Perayaan Natal Nusantara ini,” kata Mujiardi Santoso.

Meski acara berlangsung sederhana, lanjutnya dalam kesederhanaan ini, dirinya percaya Tuhan akan memberikan yang lebih dashyat.

Tak hanya itu, Natal Nusantara juga dimeriahkan penampilan anak-anak berbakat dan bertalenta dari sebuah Yayasan di Bali semakin merasakan kehangatan dalam jalinan kekeluargaan.

“Mereka pernah tampil pada Seminar Anti Narkoba yang diselenggarakan BNN pada September lalu. Saya memberikan ruang dan waktu, saat Perayaan Natal Nusantara ini,” terangnya.

IMG 20231224 WA0018

Sementara itu, dalam Firman Tuhan-Nya, Ginting menyebutkan Open House ini dirayakan dengan penuh sukacita dalam Damai Allah, sebagaimana kelahiran Yesus Kristus ke dunia ini yang membawa sukacita dan damai sejahtera.

Oleh karena itu, diyakini kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha Tinggi dan damai sejahtera di bumi diantara manusia yang berkenan kepada-Nya.

Lebih jauh disebutkan ada tiga hal yang menjadi faktor utama diantaranya diyakini, bahwa Natal itu damai, sukacita dan mendatangkan damai sejahtera.

Bahkan, Natal disebutkan bukan lagi menunggu kelahiran Yesus Kristus, tetapi Natal itu mempersiapkan diri untuk menantikan kedatangan Tuhan Kali Kedua dalam suasana damai, sukacita dan sejahtera dalam kehidupan.

“Maka dari itu juga dapat kami rasakan sampai hari ini hingga kedatangan Tuhan Hari kedua. Terima kasih Bapa didalam nama Tuhan Yesus kami mengucap syukur dan berdoa, Amin,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan