Pemerintah

Camat Kota Sumenep Sebut Rutinitas Pertemuan AKD di Wisata Goa Jeruk Merupakan Ngopi Cerdas

×

Camat Kota Sumenep Sebut Rutinitas Pertemuan AKD di Wisata Goa Jeruk Merupakan Ngopi Cerdas

Sebarkan artikel ini
IMG 20231221 WA02921
Foto: Camat Sumenep kota saat memberikan sambutan pada acara yang bertajuk serap aspirasi dan Koordinasi .

Sumenep, Detikzone.net- Camat Kota Sumenep, Faruk Hanafi mengapresiasi kegiatan rutinitas pertemuan AKD Kecamatan Kota yang bertajuk serap aspirasi dan koordinasi di Pendopo Wisata Goa Jeruk Kebonagung.

Faruk Hanafi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wadah menyelesaikan sebuah masalah.

Bahkan ia menyebut acara itu merupakan Ngopi Cerdas.

“Kegiatan ini merupakan wadah untuk menyelesaikan semua masalah. Ini merupakan kegiatan Ngopi cerdas,” kata Faruk Hanafi saat memberikan sambutan pada acara tersebut.

Diketahui, pada kegiatan tersebut dirinya kuga mengundang sejumlah pihak meliputi BPPKAD, Dinas PUTR, Pengairan, BPN Sumenep, DPMD Sumenep, DLH, Perhutani, Kapolres, Kapolsek Kota, Unit Pidter Polres Sumenep, Dandim  0827/Sumenep dan Danramil dan dihadiri Kades se-Kecamatan Kota Sumenep, Karang Taruna, TP-PKK Kebonagung, LSM hingga Pers.

Faruk meminta seluruh elemen turut serta dalam membangun desa dan Daerah.

“Sebab, sinergitas yang dibangun bersama Pemerintah desa tentu akan mendorong suksesnya pembangunan,” ungkapnya.

Menurut dia, sederet persoalan yang ada di desa dapat terselesaikan manakala seluruh pihak bisa diajak untuk duduk bersama dalam bingkai diskusi.

“Tentunya melalui forum ini, apa yang menjadi kendala di lapangan dapat tersampaikan dengan baik sehingga dan ada solusi terbaik,” ungkap Faruk

Faruk Hanafi juga menceritakan berbagai dinamika persoalan yang ada di Kecamatan Kota Sumenep, mulai dari hal sampah, hingga tukar guling Tanah Kas Desa yang membuatnya dipanggil kepolisian.

Namun sebagai pemimpin, ia harus menghadapinya dengan lapang dada.

“Mengenai kasus tukar guling saya pernah di panggil polisi untuk dimintai keterangan. Padahal kasus tukar guling TKD 3 desa itu terjadi jauh sebelum dirinya menjabat,” ungkapnya.

Bahkan, terkait sampah, Faruk Hanafi meminta peran serta seluruh pihak agar kedepan kecamatan kota lebih steril.

” Karena belakangan ini ada fenomena bahwa masih ada orang yang membuang sampah di jalan raya kota padahal sebelumnya pihak DLH sudah mengangkutnya. Itu merupakan ulah orang yang tidak bertanggung sehingga saat ini telah dipasang CCTV di area jalan yang sering dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah tersebut,” tutur Faruk.

“Dipasangnya CCTV itu agar nantinya menjadi pelajaran bagi mereka untuk tidak membuang sampah sembarangan lagi,” jelasnya.

Camat Kota itu pun lantas menyebut bahwa Kabupaten Sumenep saat ini sukses menyabet penghargaan Adipura 2023.

“Penghargaan itu hendaknya jadi motivasi seluruh pihak untuk lebih semangat lagi dalam hal kebersihan. Prestasu tersebut merupakan suatu kebanggan yang kuat biasa,” pungkasnya.

Faruk Hanafi juga memaparkan sederet prestasi terkini mengenai pencapaian desa Kebonagung, desa Pabian, desa Marengan Daya, desa Paberasan, desa Panduan, desa Kolor, desa Parsanga juga dibeberkan.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Kades Pabian sekaligus ketua AKD Kecamatan Kota, Zulfikar Ali Mustakim mengatakan, kegiatan rutinitas bulanan yang bertema serap aspirasi dan koordinasi tersebut dalam rangka menguatkan sinergitas dengan elemen pemerintahan agar segala persoalan yang terjadi dapat terselesaikan.

“Tujuan kegiatan ini selain silaturrahmi juga sebagai wadah sinergitas agar saling mengenal dan saling tahu karena banyak hal yang ingin disinergikan kegiatan kegiatan yang ada di desa yang tidak menutup kemungkinan saling bersinggungan dengan instansi instansi pemerintahan yang lain,” katanya.

Oleh karenanya, lanjut dia, dengan adanya forum seperti ini, keluh kesah setiap elemen bisa tersampaikan.

“Namun pada kegiatan ini, kita tidak ingin saling mencari pembenaran ataupun saling adu argumen tapi mencari apa yang sekiranya dalam hal pelaksanaan pemerintahan desa bisa saling sinergi dan tidak menyalahi apa yang menjadi kewenangan masing masing,” lanjutnya.

Kemudian, Kades Kebonagung Bustanul Affa menyampaikan, kegiatan itu merupakan wadah untuk menguatkan sinergitas dengan seluruh elemen pemerintahan demi kemaslahatan masyarakat.

“Sebab selama ini banyak persoalan yang seringkali bersinggungan sehingga kemudian forum ini menjadi wadah untuk saling mengedukasi antar satu dengan yang lain,” ucap Bustanul Affa.

Sengaja pihaknya mengundang sejumlah instansi terkait agar kedepan dapat saling memberikan manfaat.

“Maksud dan tujuan pemerintah desa Kebonagung dan teman teman Kades se-Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep menggelar forum ini agar kedepan tidak ada konflik dan ketersinggungan karena kurangnya komunikasi dan koordinasi,” bebernya.

Bustanul Affa berharap dengan berkumpulnya pada forum serap aspirasi dan koordinasi, seluruh unsur yang hadir dapat menyampaikan aspirasi aspirasinya yang bisa mengedukasi.

“Kami berharap dengan berkumpulnya di tempat ini, kita semua bisa menyampaikan aspirasi yang nantinya kita dapat petunjuk atau arahan,” harapnya.

Sebagai Kepala Desa, Bustanul Affa secara terbuka tetap menerima kritik dan saran. Apalagi mengenai pengembangan desa wisata yang telah dibangun di wilayahnya.

“Kami siap menerima saran dan kritikan agar memotivasi saya untuk membenahi apa yang harus diperbaiki kedepan supaya lebih tercipta sinergi yang lebih baik,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan