Politik

Ketua AKD Kecamatan Ketapang Sampang Tepis Kabar Dirinya Diintervensi Polisi Kala Mahfud MD ke- Madura

1161
×

Ketua AKD Kecamatan Ketapang Sampang Tepis Kabar Dirinya Diintervensi Polisi Kala Mahfud MD ke- Madura

Sebarkan artikel ini
IMG 20231204 WA0427 scaled
Ketua AKD Kecamatan ketapang sekaligus ketua Paguyuban Klebun Pantura Sampang Bersatu, Moch.Wijdan.

SAMPANG, Detikzone.net – Ketua AKD Kecamatan ketapang, Moch.Wijdan yang sekaligus ketua Paguyuban Klebun Pantura Sampang Bersatu berikan klarifikasi mengenai kabar adanya intervensi Polisi saat rancana Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam RI) mau berkunjung ke pulau Madura.

Kabar itu dipastikan Hoaks atau tidak benar.

“Itu tidak benar, saya tidak pernah dipanggil dan diperiksa oleh Polisi gara-gara acara Ganjar – Mahfud,” kata Moch Wijdan kepada sejumlah wartawan. 04/12/2023

Dikutip dari Majalah Tempo, Mahfud MD selaku calon Wakil Presiden dari pasangan Ganjar Pranowo akan membuka acara sosialisasi Pemilu 2024 bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Kabupaten Bangkalan. Namun, menjelang hari H sejumlah Kepala Desa mendadak diperiksa Polisi termasuk Moch Wijdan, Ketua AKD Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Di Majalah tempo tersebut juga menyebutkan, salah satu penanggung jawab acara adalah Islah Bahrawi, mendapatkan informasi bahwa dua hari sebelum pertemuan digelar, dua kepala desa didatangi oleh Polisi. Mereka adalah Ketua AKD Kecamatan Ketapang, Moch Wijdan dan Sekretaris AKD Bangkalan Jayus Salam.

Hal tersebut juga ditepis yang bersangkutan.

Pihaknya menyayangkan adanya pencatutan namanya di Majalah Tempo tersebut.

“Saya sangat menyayangkan adanya pencatutan nama saya di Majalah Tempo. Seharusnya klarifikasi atau konfirmasi langsung ke saya, sekali lagi saya sampaikan bahwa saya tidak pernah diperiksa oleh Polisi,” ungkapnya.

Bahkan dirinya menyebut tidak pernah terlibat dalam acara Ganjar-Mahfud di Bangkalan Madura.

“Saya juga tidak pernah terlibat dalam acara Ganjar-Mahfud di Bangkalan Madura dan saya tidak kenal dengan yang namanya Islah Bahrawi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan