Pemerintah

Bupati Sumenep Apresiasi Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar

333
×

Bupati Sumenep Apresiasi Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar

Sebarkan artikel ini
20231102 173313 0000

Sumenep, Detikzone.net- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi kejuaraan pencak silat antar pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan ini, sebagai pembinaan guna mewujudkan atlet handal dan berprestasi,” ujar Bupati.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai salah satu sarana, untuk mengukur pencapaian pembinaan olahraga pencak silat utamanya kalangan pelajar di sekolah.

“Kejuaraan ini untuk memberikan wadah kepada para pelajar untuk menunjukkan bakat dan kemampuan dirinya dalam kompetisi,” katan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela pembukaan kejuaraan, di GOR A. Yani Pangligur, Kamis (02/11/2023).

Oleh sebab itu, acara yang digelar oleh perguruan pencak silat Perisai Putih Sumenep menjadi langkah awal bagi para pelajar untuk meningkatkan prestasi dalam seni bela diri.

“Sejatinya, kejuaraan pencak silat ini juga untuk menggali potensi dan melahirkan calon atlet pencak silat berprestasi di Kabupaten Sumenep,” terangnya.

Bupati berharap, melalui kejuaraan pencak silat pelajar ini benar-benar memunculkan bibit atlet berprestasi, sehingga mampu mengukir prestasi di komptesi lainnya, baik tingkat provinsi, nasional bahkan internasional.

“Karena itulah, para atlet pencak silat hendaknya terus berlatih dengan tekun, untuk mengembangkan kemampuan dirinya, baik di sekolah maupun di rumah.,” tukasnya.

Sementara, Ketua Perisai Putih Kabupaten Sumenep Imam Syafi’e mengungkapkan, peserta kejuaraan pencak silat Bupati Cup 2023 antar pelajar se-Kabupaten Sumenep tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK sederajat sebanyak 196 orang.

“Ratusan pesilat itu mengikuti kejuaraan  usia dini, praremaja dan remaja yang berlaga di 13 katagori pertandingan, di antaranya tanding, tanding bebas, tunggal dan solo kreatif,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan