Kesehatan

Anggota DPRD Sumenep Minta Pemkab Sediakan Bank Darah

879
×

Anggota DPRD Sumenep Minta Pemkab Sediakan Bank Darah

Sebarkan artikel ini
20230517 221641 0000
Foto: Suharinomo, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Sumenep dari Fraksi PAN

Sumenep, Detikzone.net- Demi meningkatkan layanan kesehatan terhadap masyarakat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Suharinomo meminta Pemerintah Daerah untuk menyediakan Bank Darah.  Rabu, 17/05/2023.

Suharinomo mengatakan, Pemerintah Daerah harus terus melakukan inovasi layanan kesehatan jika memang benar mencintai masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Sumenep wajib punya bank darah karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang ingin transfusi darah, karena selama ini masyarakat banyak yang kebingungan saat ada keluarganya yang di rawat di Rumah sakit butuh transfusi darah dan harus mencari pendonor darah secara mandiri karena stok darah di PMI Kosong,” kata Suharinomo kepada media ini. Rabu, 17/05/2023, malam.

Menurut Suharinomo, tidak adanya bank darah menjadi problem nomor satu di bidang kesehatan.

“Yang jelas tidak adanya bank darah di Kabupaten Sumenep adalah bagian dari masalah yang harus segera diatasi dan Pemkab harus mencari solusi,” terangnya.

Tidak hanya di daratan, tukas pria 53 tahun ini, namun juga harus disediakan di Kepulauan. Sebab, di Kepulauan sudah ada Rumah Sakit Abuya yang terletak di Kecamatan Arjasa.

“Karena dunia kesehatan ini adalah prioritas seluruh masyarakat. Oleh sebab itu, Pemkab Sumenep sudah selayaknya terus bertransformasi di bidang kesehatan,” tukas Suharinomo.

Anggota DPRD 2 Periode ini pun menawarkan solusi, jika PMI selalu kekurangan stok darah, petugasnya harus berupaya memberi pelayanan jemput bola.

“Harusnya petugas PMI itu jangan menunggu di tempat dan harus jembut bola. Karena bisa jadi banyak pendonor darah dari pelosok desa yang enggan ke kota untuk berdonor,” ucapnya.

Dirinya berharap agar Pemerintah Daerah serius untuk menindaklanjuti permasalah mengenai ketersediaan darah di Kota Keris.

“Walaupun Rumah Sakit di Kabupaten Sumenep itu banyak jika Bank darah tidak ada maka, akan menjadi beban bagi masyarakat,” tandas Politikus pulau Cukir, Suharinomo.

Bahkan Mantan Kepala Desa Sawah Sumur, Kecamatan Arjasa 2 Periode ini sempat bingungan tatkala mengurus masyarakatnya yang sedang sakit dan butuh transfusi darah, namun ketersediaan darah di PMI kosong.

“Tidak hanya sekali dua kali saya mengurus masyarakat kepulauan yang sedang sakit. Namun seringkali stok darah di PMI kosong, sehingga pada suatu ketika ,saya meminta bantuan Plt Camat Lenteng agar segera datang ke PMI untuk mendonorkan darahnya. Padahal dia sudah mau istrahat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan