Warga Pasongsongan Hampir Tewas di Sungai, Polisi Entah Kemana

20230325 111458 0000

Sumenep, Detikzone.net- Program Jumat Curhat menjadi program unggulan Mabes Polri yang diatensikan kepada seluruh jajaran Kepolisian untuk semakin dekat dengan masyarakat. Sabtu, 25/03/2023.

Namun, program nomor wahid institusi Kepolisian tersebut terkesan kurang berjalan efektif di Polsek Pasongsongan, Kecamatan Pasongsongan.

Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya peran dari Kepolisian Sektor (Polsek) setempat saat ada warga desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan inisial (WG) yang hampir tewas di sungai karena tenggelam.

Inisial WG, hampir saja kehilangan nyawanya hari ini, Sabtu, 25/03, pagi.

Beruntung, nyawa WG masih tertolong berkat kesigapan warga setempat yang nekat meloncat ke Sungai untuk menolong korban hingga langsung dibawanya ke Puskesmas Pasongsongan, yang langsung ditangani dengan pelayanan cepat dan terbaik.

“Saat itu tidak ada yang mau menolong karena dikira sudah meninggal. Saya kaget saat ada orang minta tolong bahwa ada mayat. Saya langsung meloncat dan mengevakuasi korban,” kata Hamid, penolong WG kepada media ini.

Kemudian, lanjut Hamid, pihaknya langsung mengambil mobil di kediamannya agar korban cepat ditangani dan diselamatkan.

“Setelah banyak orang, saya langsung pulang ke rumah ambil mobil untuk dibawa ke Puskesmas agar korban cepat ditangani,” lanjutnya.

Disinggung apakah ada peran dari Kepolisian setempat dari sejak peristiwa tenggelamnya korban hingga di Puskesmas, pihaknya menyebut tidak ada.

“Tidak ada pihak kepolisian,” sebutnya.

“Kejadiannya pagi sekira pukul 06.00 wib,” imbuhnya.

Sementara, Pihak keluarga Korban inisial AM mengeluhkan bahwa sejak awal dievakuasinya korban tenggelam, tidak ada pihak kepolisian Sektor Pasongsongan.

“Tidak ada Polisi sama sekali entah kemana. Sampai saat ini saya masih di Puskesmas,” keluhnya.

AM memuji pelayanan Puskesmas Pasongsongan yang langsung menangani korban dengan cepat dan intensif.

“Alhamdulillah korban sekarang sudah siuman berkat pertolongan terbaik dari Puskesmas Pasongsongan,” pujinya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah menolong saudaranya, hingga berhasil diselamatkan.

“Terima kasih Puskesmas Pasongsongan dan Pak Hamid yang menjadi menolong pertama kali,” terangnya.

Sementara, hingga berita ini terbit, Detikzone.net masih menunggu jawaban konfirmasi Kapolsek Pasongsongan bahkan Kanitreskrim Polsek Pasongsongan.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab tenggelamnya korban, dikarenakan kepolisian setempat belum bereaksi terhadap peristiwa ini.



20230325 011620 0001

Tinggalkan Balasan