Mas Tamam Ajak Pers Transformasikan Berita Mengajak Bukan Mengejek, Merangkul Bukan Memukul

jpg 20230301 194707 0000

PAMEKASAN, Detikzone.net- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, H. Baddrut Tamam menghadiri resepsi puncak hari pers nasional (HPN) 2023 yang digelar Persatuan Eartawan Indonesia (PWI).

Kegiatan yang berlangsung di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (28/2/2023) malam tersebut dikemas dengan penampilan forum kearifan lokal dari berbagai desa. Seperti musik daul, Al Banjari, Pemuda Bersolawat, dan Hadrah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam menyampaikan bahwa seyogyanya profesi wartawan memiliki tugas mulia untuk menyampaikan risalah kebenaran.

“Karena produk berita wartawan memiliki dampak luar biasa dalam mengubah mindset seseorang,” kata Bupati Baddrut Tamam.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta wartawan untuk selalu menyajikan berita yang edukatif dan transformatif.

“Kalau atmosfer negatif yang kita suguhkan kepada anak-anak kita, maka 2045 mimpi besar Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi ketiga di dunia bisa ambyar, dan yang menjadi faktor ambyar itu karena kita yang meretakkan nilai-nilai kebangsaan dan  kesetiakawanan,” tuturnya Baddrut Tamam

Bahkan kata dia,  mandat besar terhadap seorang jurnalis dalam perayaan HPN 2023 adalah melakukan transformasi sudut pandang untuk mengubah kondisi tertentu menjadi lebih baik. Tentu dengan suguhan berita yang merekatkan kesetiakawanan dan kebangsaan.

“Istilahnya bukan gempur akur begitu kira-kira, kalau akur ya akur saja, karena kalau begitu yang terjadi antar kita itu transaksi antar satu dengan yang lain, bukan cinta kasih,” tukas Suami Nayla Baddrut Tamam ini

Menurutnya, di era digitalisasi seperti saat ini, seorang wartawan yang bertugas menyampaikan informasi harus jujur, terpercaya  dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.

“Oleh karenanya, dalam hal ini kita tidak boleh main-main. Karena dari kelompok tertentu nuansa meretakkan kesetiakawanan, menghilangkan jung rojung lombhung,” ungkapnya.

Bupati mengajak semua wartawan untuk mentransformasikan isu / berita yang bisa membangun.

“Kita harus mentransformasikan berita yang mengajak bukan yang mengejek, berita yang merangkul, bukan berita yang memukul,” ajak dia.

Tak lupa, pemimpin yang dielu-elukan untuk menjadi Jatim satu ini menyampaikan selamat kepada PWI Pamekasan yang telah melaksanakan HPN dengan nuansa yang edukatif dan transformatif.

“Harapannya, komitmen transformasi informasi yang mendidik terjaga dengan baik untuk bersama-sama memberikan kontribusi baik kepada agama, bangsa dan negara. Dengan cara begitu, insyaAllah kita tidak menjadi persoalan, tetapi menjadi bagian dari penyelesaian,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan