Jokowi Resmikan Bendungan Semantok

20221221 174547 0000

Jatim, Detikzone.net- Presiden RI Joko Widodo Resmikan Bendungan Semantok yang berlokasi di Desa Sambikerep, Kec. Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

Peresmian tersebut didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Peresmian ini di tandai secara simbolis dengan pemutaran kincir mesin air dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara, Menteri PUPR RI, Menteri Sekretaris Negara, Gubernur Khofifah dan Plt. Bupati Nganjuk.

Gubernur Khofifah optimistis, peresmian bendungan tersebut akan semakin membawa kesejahteraan bagi warga Nganjuk,  khususnya ia optimis bendungan ini akan meningkatkan produktivitas pertanian di Jawa Timur.

“Kami warga Jawa Timur menyambut bangga kehadiran Bendungan Semantok ini. Kami optimis bendungan Semantok akan menjadi kekuatan bagi Jatim, sebagai provinsi penghasil padi terbesar di Indonesia,” ucap Khofifah. Selasa (20/12/2022).

Bendungan Semantok ini memiliki kapasitas tampungan air 32,67 juta m², dengan Luas genangan 365 Ha. Bendungan ini akan membawa manfaat sebagai sumber irigasi bagi 1.900 Ha.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa diresmikannya bendungan semantok melengkapi keberadaan bendungan lain di Jatim. Dimana sejak 2014-2022, terdapat 8 bendungan yang dibangun di Jatim.

Delapan bendungan tersebut adalah Bendungan Nipah (Sampang), Bendungan Bajul Mati (Situbondo), Bendungan Tukul (Pacitan), Bendungan Gongseng (Bojonegoro), Bendungan Tugu (Trenggalek), Bendungan Semantok (Nganjuk) dan Bendungan Bagong (Trenggalek) yang masih berlangsung proses pembangunannya.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami atas perhatian Pemerintah Pusat kepada Jawa Timur. Keberadaan 8 bendungan di atas dapat mengairi 21.662 Ha sawah di 7 (tujuh) Kabupaten yang ada. Sehingga memberikan kekuatan bagi Jawa Timur sebagai Provinsi Produsen Padi Terbesar di Indonesia, untuk tetap memberikan kontribusi produksi padi  terbesar secara nasional,” urainya.

Sebagaimana diketahui Jatim produsen padi terbesar nasional. Dimana pada tahun 2020 sesuai data BPS tercatat Produksi Padi  sebesar 9,89 Juta Ton, selama Tahun 2021 sebesar 9,789 Juta Ton Gabah Kering Giling.

Lebih lanjut, Khofifah sapaan lekatnya mengatakan bahwa kehadiran bendungan ini selain berfungsi sebagai sarana irigasi dan reduksi banjir, juga memiliki fungsi sebagai tempat pariwisata dan konservasi. Bendungan ini akan mampu berperan mereduksi banjir hingga 63%.

“Sungguh sebuah penguatan yang sangat siginifikan bagi infrastruktur Air di Jawa Timur,” katanya

Sesuai prediksi iklim dan musim sepanjang tahun 2022 Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang hasilnya, curah hujan tahunan pada tahun 2022 diprediksi sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan normalnya.

Prediksi tersebut merupakan hasil analisis iklim tahun 2021 dan kondisi dinamika atmosfer global.

Tinggalkan Balasan