Jelang Nataru, Pemkab Pamekasan Gelar Rakor Lintas Sektoral

jpg 20221221 164924 0000

PAMEKASAN, Detikzone.net- Jelang perayaan natal dan tahun baru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Peringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati, Rabu (21/12/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pamekasan, Baddrut Taman, Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, Dandim 0826, Letkol Inf. Ubaidillah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Basri Yulianto, Kajari Pamekasan, Muhlis, Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin, Pj Sekda Pamekasan, Nurul Widiastuti, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Safiudin, dan camat se- Kabupaten Pamekasan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengintruksikan agar perayaan tahun baru 2023 nanti berjalan tertib dan kondusif sebagaimana tahun sebelumnya. Tidak ada kegiatan yang menyalahi norma sosial, budaya dan norma agama.

“Sebelum tahun 2018, perayaan tahun baru di Kabupaten ini sungguh tidak elok dilihat, anak-anak muda jingkrak-jingkrak di atas mobil bak terbuka dengan musik disko,” katanya. Selasa (20/12/2022).

Oleh sebab itu, sejak dirinya dilantik Jadi Bupati, pihaknya mematang persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru agar hal yang mencoreng Marwah bumi gerbang salam dapat dihindari.

“Saat itu, kami sepakat bersama kapolres, dandim dan beberapa stakeholder untuk memperketat di beberapa ruas jalan, seperti di Jalan Jokotole, Dirgahayu, dan beberapa titik lain. Alhamdulillah sukses,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut Baddrut Tamam, perayaan tahun baru selama kepemimpinannya telah berjalan kondusif.

“Tahun 2023 ini juga, harapan saya sukses besar. Kita bersama bapak kapolres, dandim akan memastikan perayaan tahun baru ini tidak ada kegiatan yang mengganggu kita,” tukasnya.

Pihaknya akan berupaya perayaan tahun baru 2023 berjalan kondusif dengan pertimbangan dua hal, pertama mempertahankan kebiasaan positif yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, dan kedua wabah covid-19 belum reda seratus persen. Sebab, beberapa wilayah di Indonesia banyak yang terpapar wabah tersebut.

“Menurut saya, kita harus melakukan dua hal. Pertama sebelum tahun baru ini kita melakukan vaksinasi, dan kedua melakukan rapat lebih teknis lagi persiapan tahun baru ini. Camat harus koordinasi dengan Kades-Kades pelaksanaan vaksinasi ini,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan