Minyak Telon Asylash Diduga Belum Ber-BPOM, Sang Agen di Desa Tamanyelen Disorot

20221217 084046 0000

Nasional, Detikzone.net- Marak beredar miyak telon merk Sylash di masyarakat luas di Dusun Mannyioi Desa Tamanyelen Gowa Sulawesi Selatan Gowa 17/12/2022.

Desa Tamanyelen,

Membangun usaha bisnis minyak Telon tidaklah cukup hanya mengantongi izin usaha saja, akan tetapi ada satu hal penting yang harus dipenuhi jika kita melakukan kegiatan usaha yang memproduksi atau menghasilkan Obat.

Jika dalam skala kecil atau mikro kita harus mengantongi Izin UMOT dan jika dalam skala besar harus mengantongi izin UKOT.

Seperti yang dilakukan oleh Sri yang mengaku sebagai Agen , patut diduga tidak mengantongi izin Usaha Mikro Obat Tradisional yang  disebut UMOT.

Usaha Mikro Obat Tradisional yang selanjutnya disebut UMOT adalah usaha yang hanya membuat sediaan obat tradisional dalam bentuk param, tapel, pilis, cairan obat luar dan rajangan. minyak telon wajib mengantongi izin UMOT untuk dikantongi bagi pengusaha yang membuat obat tradisional selain izin berusaha.

Menindaklanjuti informasi dari masyarakat, media ini langsung ke lokasi yang mengaku sebagai Agen yang ada di wilayah Dusun Mannyioi Desa Tamanyelen, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan .

Sri, saat dikonfirmasi mengatakan, minyak Telon merk Sylash belum BerBPOM nanti satu minggu kedepannya baru keluar.

“Nanti minggu depan baru keluar,” tegasnya.

Menurutnya, pusat minyak telon ini pusatnya ada di Sulbar tetapi diringa tidak tahu persisnya dimana.

Ia pun membawa nama nama wartawan dan LSM.

“Saya ini keluarganya pak Otto wartawan yang terkenal dan anggota LSM Gerda dan saya juga anggota partai Garuda,” cetusnya.

Terpisah BPOm kota Makassar saat dikonfirmasi terkait Minyak telon merk Sylash, Atsuko mengatakan apabila tidak ada izin edar itu melanggar.

“Jika tidak ada izin edar tentu sudah melanggar dan itu semua ada aturannya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan