Kadinkes Sumenep Dampingi Bupati Fauzi Tinjau Lokasi Pasca Banjir di Pragaan

IMG 20221127 WA0320 1
Foto: Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, S.H., M.H (kiri) bersama Kepala Dinkes dan KB, Agus Mulyono (kanan)

Sumenep, Detikzone.net- Tunjukkan keharmonisan dan sinergitas solid peduli bencana, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Sumenep mendampingi Bupati Ra Achmad Fauzi, S.H., M.H mendatangi Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan dan Puskesmas Pragaan yang terdampak banjir. Ahad, 27/11/2022.

Dalam giat tesebut, Kapolres dan Dandim, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga turut hadir.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono mengungkapkan giat bersama Bupati dan sejumlah OPD tersebut guna memastikan kondisi terkini pasca banjir yang menerjang wilayah kecamatan Pragaan pada Sabtu 26 November 2022.

“Giat kali ini, kita bersama Bupati dan sejumlah OPD. Pada Sabtu sore, saya juga ada di Puskesmas Pragaan hingga larut malam. Selain melakukan peninjauan kondisi Puskesmas, kami juga memberikan support kepada para Tenaga Kesehatan,” ungkap Agus Mulyono.

Baca JugaSigap Bencana, Bupati Sumenep Kunjungi Pondok Al-Amin dan Puskesmas Pragaan

Kadinkes bersyukur, saat ini pelayanan di Puskesmas Pragaan sudah normal kembali.

“Kami tekankan agar pelayanan di Puskesmas Pragaan berjalan maksimal untuk masyarakat. Alhamdulillah sekarang sudah normal kembali pasca banjir,” tukasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Ra Achmad Fauzi, S.H., M.H mengatakan, perlu menjadi perhatikan bersama pasca  banjir yaitu menjaga kebersihan  lingkungan.

“Oleh karenanya, hendaknya membudayakan hidup bersih dan jangan membuang sampah sembarangan guna mencegah terjadinya banjir,” kata Bupati Achmad Fauzi.

Baca Juga Puskesmas Pragaan Terendam Banjir, Kepala Dinkes dan KB Sumenep Turlap ke Lokasi

Baca Juga : Atasi Banjir, Bupati Sumenep Minta Semua Pihak Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Sebab, ujar Bupati Ra Achmad Fauzi, akhir akhir ini intensitas curah hujan cukup tinggi. “Dan kami tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga dan menciptakan lingkungan bersih dan sehat, namun perlu peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, suami Nia Kurnia ini juga berpesan agar memperhatikan hal-hal sepele yang dapat memicu situasi buruk, sehingga tindakan pencegahan sangat penting dilakukan.

“Dengan tidak membuang sampah ke sembarang tempat, tentunya membantu pemerintah dan keluarganya, karena telah peduli pada lingkungan untuk mencegah dampaknya seperti banjir dan penyakit,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan