DPMPTSP dan Naker Pamekasan Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan Inovasi Bidadari 

20221121 113355 0000

Pamekasan, Detikzone.net- Dalam rangka memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam proses penerbitan nomor induk berusaha (NIB), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) melakukan inovasi berupa bimbingan dan pendampingan perizinan berusaha (Bidadari) dengan jemput bola.

Kepala DPMPTSP Naker Pamekasan, Supriyanto menjelaskan, melalui program unggulan tersebut pihaknya datang langsung ke kecamatan, desa hingga kelompok masyarakat agar usahanya memiliki izin dengan tanpa dipungut biaya.

“Itu merupakan inovasi kami dalam rangka jemput bola proses perizinan. Karena tidak semua masyarakat tahu bagaimana caranya mengurus proses perizinan secara online. Dengan program ini, kita turun ke kecamatan, balai desa ataupun ke kelompok-kelompok,” katanya, Jum’at (18/11/2022).

Dirinya menargetkan 1000 NIB dapat terbit selama tahun 2022, namun dalam perjalanannya hingga bulan november telah melebihi target yang ditentukan. Hal itu tidak lepas dari respon positif para pelaku usaha atas program tersebut.

“Karena dalam waktu 10-15 menit, mereka sudah memiliki NIB. Program ini telah berjalan sejak januari 2022, targetnya 1000 pendampingan, tetapi yang tercapai 1.400an, karena NIB itu perizinan dasar,” terangnya.

Sejauh ini, lanjut dia, hampir seluruh kecamatan telah didatangi hingga ke desa-desa. Diantaranya Kecamatan Palengaan, Pademawu, Proppo, Pasean, Pamekasan, Galis, dan beberapa kecamatan lainnya. Bidadari ini sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui wirausaha baru (WUB) yang menjadi program Bupati Baddrut Tamam.

“Pada tahun 2023, kita menargetkan 2000 pendampingan. Dengan punya NIB ini sebagai legalitas dari usaha kita,” terangnya.

Pihaknya berharap, para pelaku usaha yang merasa kesulitan dalam menerbitkan NIB hendaknya mendatangi mall pelayanan publik (MPP) di Gedung Islamic Center Pamekasan untuk mendapatkan pendampingan petugas. Mereka akan mendapat pendampingan hingga NIB terbit.

“Atau kita membuat perkumpulan, misalnya beberapa orang nanti ajukan ke kami, dan kami akan datangi ke kelompok-kelompok mereka, tidak perlu lagi datang ke MPP,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan