Bupati Pamekasan Minta Orang Tua dan Guru Jadi Pelopor Nilai Nilai Tradisi Budaya Daerah

jpg 20221115 172206 0000
Foto: Bupati Pamekasan saat membuka acara pameran dan lomba cagar budaya. di halaman Museum Umum Mandilaras, Selasa (14/11/2022

Pamekasan, Detikzone.net- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, H Baddrut Tamam mengajak semua lapisan masyarakat untuk melestarikan kebudayaan.

Bahkan orang nomor satu Bumi gerbang salam tersebut meminta orang tua dan Guru berperan jadi Pelopor nilai-nilai tradisi budaya Daerah.

“Karena anak anak kita adalah penerus bangsa dalam membangun negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) menjadi negara yang kuat dan maju,” kata Bupati saat membuka acara pameran dan lomba cagar budaya. di halaman Museum Umum Mandilaras, Selasa (14/11/2022).

IMG 20221013 144344 1

Pihaknya mencontohkan negara Uni Eropa yang menjadikan kekayaan budaya dan kulturnya sebagai jujukan wisata masyarakat manca negara yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekokomi.

“Hal itu menjadi gambaran tentang pentingnya menjaga kearifan lokal dalam mendorong kesejahteraan rakyatnya,” tuturnya.

Bupati Pamekasan juga berpesan agar bahasa daerah yakni bahasa Madura juga harus diperhatikan oleh orang tua dan para guru.

“Karena faktanya, saat ini banyak sekali orang tua acuh tak acuh terhadap perkembangan bahasa Madura anaknya yang baik dan benar dengan berbagai alasan,” jelasnya .

Sebab, lanjut Bupati, jika anak-anak  tercerabut dari akar kebudayaan, pihaknya tidak bisa membayangkan jika tiba-tiba tidak tahu berbahasa Madura yang halus dan baik misalnya.

“Oleh karena itu, Bapak dan Ibu guru hendaknya bisa mengajari berbahasa Madura yang baik kepada siswanya. Jangan kemudian, karena ingin kelihatan jadi orang modern lantas tidak tahu bahasa Madura yang baik,” ucapnya mengingatkan.

Kendati perkembangan zaman menuntut seseorang melalukan perubahan, jangan sampai melupakan pijakan kultur dan budaya Indonesia yang harus menjadi pegangan. .

“Berpijak di kultur untuk membangun pilihan Indonesia yang tumbuh dan maju. Kalau di tradisi pesantren itu ada bahasa yang sangat populer, menjaga sesuatu terhadulu yang baik, dan mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik,” ungkapnya.

Semua elemen masyarakat diharapkan mempunyai komitmen yang sama dalam menjaga budaya, tradisi, dan kearifan lokal lainnya demi bangsa.

“Kalau komitmen ini sudah ada, maka saya yakin Indonesia masa depan akan menjadi Indonesia yang membanggakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan