Bersama Petani, Bupati Pamekasan Sukses Panen Jagung Hibrida Asia Gold 77

20221115 214032 0000
Foto: Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam saat menunjukkan hasil panen Jagung Hibrida Asia Gold 77

SUMENEP, Detikzone.net- Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, H Baddrut Tamam gelar panen bersama tanaman jagung Hibrida Asia Gold 77 di Dusun Barat, Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Selasa (15/11/2022).

Panen bersama tersebut digelar oleh Pemdes Samatan bekerja sama dengan PT. Asian Hybrid Seed Technologies Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan menyampaikan terima kasih kepada pak Tamyis (Kepala Desa Samatan,red) yang telah bekerja luar biasa untuk Desa Samatan menjadi desa pertanian yang terintegrasi dengan peternakan,” ujar Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam usai panen bersama.

Tak lupa, Bupati memberikan apresiasi  kepada kelompok tani dan petani di Desa Samatan yang telah memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.

“Berkat kolaborasi Pemdes Samatan bersama PT. Asian Hybrid Seed Technologies Indonesia itulah hari ini 10 hektar jagung di Desa Samatan bisa dipanen,” ungkapnya.

20221115 214058 0000

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada TNI, Polri serta semua pihak yang sudah memberikan dukungan atas suksesnya panen bersama tersebut.

“Kami berharap kebutuhan pangan kita bisa terpenuhi dengan baik,” harapnya.

Suami Nayla Tamam ini mengaku bangga, karena pertanian di Desa Samatan terintegrasi dengan peternakan, semua elemen dalam tanaman jagung hibrida itu tidak ada yang terbuang. Semuanya bermanfaat untuk pengembangan peternakan di desa tersebut.

“Kita harus bersyukur, sambil makan harus ingat keringat petani, sambil makan daging ingat keringat daging peternak. Kita sampaikan terima kasih kepada semuanya atas nama kehormatan kita masing-masing,” tambahnya.

Bupati mengaku siap untuk membantu alat produksi pakan ternak kepada Pemerintah Desa Samatan untuk memaksimalkan program desa tematik menjadi desa pertanian dan peternakan.

“Visi pemerintahan sekarang itu sejahtera dan makmur dari bawah, karena makmur dari bawah berarti makmur dari desa-desa. Kalau makmur dari desa, berarti makmur dari rumah-rumah di desa-desa,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, dalam giat Panen Bersama Jagung Hibrida tersebut dihadiri jajaran Forkopimda serta perwakilan para petani.

Tinggalkan Balasan