Sosialisasi Pamungkas Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Sumenep Manfaatkan Topeng Dalang

20221114 225145 0000
Foto: Satpol PP Sumenep gelar pertunjukan Topeng Dalang sebagai sarana sosialisasi Pamungkas pemberantasan rokok ilegal.

Sumenep, Detikzone.net- Pemerintah Kabupaten Sumenep, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) menggelar pertunjukan topeng Dalang sebagai sarana sosialisasi pamungkas peredaran rokok ilegal. Senin, 14/11/2022.

Pantauan di lokasi, kegiatan yang diselenggarakan di lapangan Gotong Royong depan kantor Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep tersebut dihadiri oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Sumenep, Ach. Laili Maulidy, M.Si dan jajarannya, Diskominfo Sumenep, Bea Cukai Madura, unsur TNI dan juga Polri.

“Kegiatan ini sebagai sarana sosialisasi Pamungkas yang dilakukan secara tatap muka langsung terkait peredaran rokok ilegal di Kabupaten Sumenep dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ( DBHCHT) ,” ujar Kasatpol-PP Kabupaten Sumenep, Ach. Laili Maulidy, M.Si.

 

Picsart 22 11 14 23 31 56 457 1

Menurutnya, dalam pertunjukan Topeng Dalang tersebut akan tersampaikan beberapa pesan terkait dengan upaya pemberantasan rokok ilegal.

“Tentunya lewat lakon para pemeran serta pesan yang terkandung didalamnya,” jelasnya.

Disinggung kenapa harus melalui pertunjukan Topeng Dalang, Kasatpol-PP Kabupaten Sumenep, Ach. Laili Maulidy membeberkan alasannya yang sudah menjadi ketentuan dari Dirjen Bea Cukai Madura.

“Untuk kegiatan sosialisasi ini sudah menjadi ketentuan Dirjen Bea Cukai dengan melibatkan seratus orang dan bertatap muka langsung. Sebetulnya ada 3 kegiatan yang harus dipilih yakni melalui kegiatan seni budaya, melalui olahraga dan keagamaan,” bebernya.

Picsart 22 09 24 00 36 26 542

Ia memilih kebudayaan Topeng Dalang, karena dinilai bisa mengangkat seni kebudayaan Kabupaten Sumenep.

“Untuk tahun ini, kita sengaja memilih topeng dalang sebagai sarana sosialisasi karena kesenian asli daerah,” tuturnya.

20221114 225359 0000

Untuk tahun depan, pihaknya akan menggunakan seni keagamaan sebagai sarana sosialisasi.

“InsyaAllah pada tahun depan, sosialisasi tatap muka langsung terkait peredaran rokok ilegal akan kita laksanakan
bersamaan dengan hari santri dengan menggelar Jalan- jalan santai ( JJS) bersama para santri,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan