Seru, Sidang Perdana Pihak Kades Dinilai Menang KO Lawan Oknum Pejabat Penting Batola 

20221103 103421 0000 e1667447101305

Marabahan Detikzone.net-Sidang perdana gugatan perdata yang digelar kemarin hari ini Rabu 2/11/22 di Pengadilan Negeri Marabahan antara Endang Sudrajat, kepala Desa Kolam Kanan Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala Propinsi Kalimantan Selatan, melawan tiga oknum pejabat penting di Batola berjalan seru.

Pejabat penting terebut tak lain termasuk stek holder yang menangani permasalahan di desa sebagai tergugat yakni Inspektorat yang diwakili oleh Hendra bukan sebagai kepala Inspektur namun tanpa dilengkapi  surat kuasa dari atasannya.

Sedangkan Dinas PMD (Pemerintah Desa ) langsung dihadiri oleh kadisnya sendiri begitu juga dari Staf ahli Bupati di bidang pemerintahan bernama Suyud dan Kabag hukum pemkab Barito Kuala yang bernama Bilham SH.

Mereka hadir tapi terkesan bingung dengan ketidaktahuan atas perlengkapan berkas seperti apa yang dimintai oleh para majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim ketua Satrio SH.MH dengan Hakim Anggota Bayu SH serta Andi SH.

Hal itu diketahui ketika dikonfirmasi prihal ini oleh pewarta Detikzone bersama rekan dari Forum jumpa pers Kalimantan Selatan sebanyak 5 orang yang diundang untuk meliput agenda acara persidangan terssebut

Yang mana pada awal-awal sebelum dimulai persidangan antara tergugat dan penggugat pihak majelis Hakim melihati berkas kedua belah pihak.

 

20221103 102918 0000

Sedangkan pihak penggugat Endang Sudrajat yang akrab disapa Endang sang kepala Desa Kolam kanan kecamatan Wanaraya masih dalam wilayah Kabupaten Barito Kuala yang dikuasakan hukum kepada Lembaga bantuan Hukum “BORNEO NUSANTARA milik Dr.M.Fazri sang Advokad yang sudah tak asing lagi melalui ADV. Matrosul ketika usai acara mengatakan pada awak media bahwa pihaknya akan membela sang kades yang hak-haknya terabaikan oleh pihak Pemkab Barito Kuala.

“Dalam hal ini, qda 3 Instansi yang digugat secara perdata,” katanya.

Ketika ditanya oleh awak media, berapa nilai kerugian yang akan dituntut kepada pihak Pemkab Barito Kuala yakni sebesar 15 Milyar.

“Karena klien kami Endang telah dirugikan baik secara materil maupun secara sprituil,” terngnya.

Menurutnya, itu tuntutan sangat wajar.

“Jika tidak dipermasalahkan oleh oknum pejabat tiga orang tersebut BUMDES didesa nya pasti saat ini sudah berjalan dengan sukses dan berhasil karena MOU dengan PT ABS (PT.Agro bumi Sentosa ) yang telah terencana tertuang 1,4 Milyar pendapatan untuk Income desa Kolam kanan tersebut tentu hal ini khususnya pak Endang akan menjadi sejahtera dan memakmurkan masyarakat,” pungkas Matrosul.

Selanjutnya kata Matrosul, dengan ditundanya sidang yang dikuasai kepada kami selaku penggugat semua berkas permulaan sudah lengka,  kata ketua majelis Hakim hanya dipihak tergugat yang tidak lengkap sehingga sidang yang akan dinilai berlangsung Sangat seru bawahan melawan atasannya sendiri karena hak_haknya terabaikan dan merasa namanya turut dicemarkan.

Informan lainnya juga menyebut,
Akan amat disayangkan
ketidak lengkapan berkas oleh pihak tergugat.

“Berarti disidang perdana pihak kami telah menang KO ibarat istilah dalam dunia tinju,” sebut simpatisan warga dari Desa kolam kanan Wanaraya ini yang namanya enggan disebutkan.

Penulis: Yudy

Tinggalkan Balasan