Eksploitasi Fosfat Ilegal, Oknum Kadus di Lenteng Diduga Melakukan Persekongkolan

IMG 20221028 112321

SUMENEP, Detikzone.net –Oknum perangkat desa di wilayah Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, diduga melakukan persekongkolan dengan pengusaha terkait eksploitasi tambang Fosfat Ilegal.

Bahkan, oknum perangkat desa tersebut diduga menjadi dalang bocornya tim Pemkab saat melakukan sidak. 31/10.

“Saya menduga ada oknum di desa ini yang membocorkan sidak tim Pemkab ke lokasi sehingga tidak ada satupun pekerja bahkan alat beratpun diduga disembunyikan di sekitar lokasi, hanya tinggal ratusan sak yang siap angkut,” ujar warga setempat inisial BM.

Baca JugaPiawai Mainkan Peran, Mafia Tambang Fosfat Diduga Sembunyikan Alat Berat Saat Disidak

Baca Juga : Temukan Ratusan Karung Saat Sidak, Pemkab Sumenep Janji Laporkan Tambang Fosfat Ilegal

Baca JugaNekat Beroperasi Tanpa Pamit, Tambang Fosfat di Lenteng Jadi Polemik Dua Kades

Sementara, Kades tempat oknum perangkat desa bekerja menyarankan agar wartawan mendatangi perangkat desanya jika ingin mengetahui lebih lanjut.

“Saya tidak tahu apa apa cak. Saya akan menyampaikan sesuai dengan sepengetahuan saya dan bahasa saya cak. Maaf ya cak. Takut sampean mengira saya melakukan kongkalikong. Kalau sampean pengen tahu panjang silahkan sambangi Kadus saya  tak kasih nomornya ya,” ungkap Kades kepada wartawan.

Kades mengaku oknum perangkat desanya mengetahui lebih jelas persoalan aktivitas tambang fosfat ilegal yang disebutnya milik pengusaha asal Jombang.

Oknum perangkat desa yang disebut Kades kemudian dilakukan konfirmasi, namun pihaknya belum menanggapi konfirmasi Detikzone.net. 31/10 malam.

Baca Juga : Penambangan Liar Fosfat di Desa Ellak Daya Berpotensi Rusak Lingkungan

Baca Juga Tim Pemkab Sidak, Pertambangan Fosfat di Lenteng Mendadak Sepi

Diberitakan sebelumnya, Para mafia tambang ilegal fosfat terkesan piawai dalam memainkan peran lapangan saat aktivitasnya viral dan terus disorot. Sabtu, 29/10.

20221027 181442 0000

Bahkan, saat Tim inspeksi mendadak (Sidak) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur ke lokasi penambangan, aktivitas penambangan ilegal yang merusak lingkungan tersebut mendadak sepi, anehnya lagi,  alat berat untuk mengeruk yakni Excavator Dump Trucks juga tidak ada dilokasi.

Tim Sidak Pemkab Sumenep hanya menemukan barang bukti ratusan karung yang siap diangkut dan dikirim.

“Tentu bocor duluan sebelum tim Pemkab ke lokasi,” ujar sumber informasi. 29/10

Selain itu, sumber informasi yang bisa dipertanggung jawabkan integritasnya ini menyebut saat sebelum Pemkab menggelar Sidak, alat berat Excavator Dump Trucks diduga
sengaja dipindah dan disembunyikan dari tempat penambangan yang tidak jauh dari lokasi.

“Diduga disembunyikan,” jelasnya.

Sebelumnya, pertambangan fosfat ilegal tersebut beroperasi setiap hari dan ditentang sejumlah masyarakat karena merusak lingkungan.

“Tadi sama Camat dan utusan Pemda sudah ke lokasi,” kata Kades Khairuddin kepada Detikzone.net.

Sementara, Kabag Perekonomian Setdakab Sumenep, Ernawan Utomo saat diwawancarai sejumlah awak media membenarkan bahwa tim Pemkab sudah melakukan sidak ke lokasi pertambangan.

“Benar, kita bersama tim turun langsung ke Lokasi penambangan. Dan saya pastikan aktivitas tersebut ilegal,” kata Ernawan kepada sejumlah awak media di Graha Pemkab, 28/10.

Pihaknya berjanji akan melaporkan aktivitas ilegal tersebut.

“Karena fungsi pemerintah Kabupaten hanya sekedar melaporkan. Untuk survey hari ini ada aktivitas penambangan atau tidak ada aktivitas penambangan kita akan tetap laporkan,” tegasnya.

Dirinya berjanji akan  berkordinasi  dengan Tim terpadu Penertiban Penambangan Tanpa Izin (PETI).

“Untuk selanjutnya kita akan mengerahkan tim PETI, yang melibatkan satpol PP dan Polisi,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan