Temui Massa Aksi, Bupati Pamekasan Duduk Bersila Terima Aspirasi

20221018 232240 0000 1
Foto: Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, H. Baddrut Tamam selalu menunjukkan keteladanan akhlak saat berinteraksi dengan massa aksi.

Pamekasan, Detikzone.net- Selalu menunjukkan keteladanan akhlak saat berinteraksi dengan massa Aksi, Bupati Pamekasan, Madura Jawa Timur, H. Baddrut Tamam duduk bersila serap aspirasi di depan Kantor Bupati setempat. Selasa ( 18/20/2022)

Hal itu dilakukan sebagai wujud menghargai bahwa tidak ada yang lebih hebat dan terhormat dari yang lain.

Kehadirannya ditengah- tengah mahasiswa tersebut mendapat pendampingan dan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian dan sejumlah pimpinan OPD.

20221018 232050 0000

Dihadapan puluhan peserta aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unira, Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam, memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada mahasiswa atas masukan dan kritikan yang disampaikan.

“Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas pendapat dan kritikannya,” kata H. Baddrut Tamam.

Secara ksatria, Bupati visioner ini juga menyampaikan permintaan maaf jika ada beberapa kebijakan yang kurang berkenaan selama empat tahun kepemimpinannya.

Bupati pun menjabarkan beberapa program yang sudah dilakukan oleh Pemkab Pamekasan saat disinggung mahasiswa. Salah satunya mengenai Pesantren.

“Ada ratusan pondok pesantren yang sudah banyak yang  menjadi mitra dan menerima bea siswa santri dari Pemkab Pamekasan,” sambungnya.

Tidak hanya itu, ujar Bupati, selain beasiswa santri, Pemkab Pamekasan memberikan beasiswa kedokteran bekerja sama dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

“Tahun ini, sudah ada lima pelajar yang sudah dikirim ke Kampus Unair,” ujar suami Nayla Tamam ini.

Baca Juga : Temui Demonstran Secara Kesatria, Sikap Humanis Bupati Pamekasan Dipuji

Sekedar diketahui, untuk menopang perekonomian desa, Pemkab Pamekasan telah memfasilitasi sejumlah permintaan masyarakat di desa sesuai dengan keinginan bersama.

“Untuk pelatihan ada yang 5 ada yang 7 dan ada yang 10 tergantung dari seluruh keinginan teman teman di desa. Setelah dilatih baru kemudian kita carikan alat produksinya dengan meminta CSR kepada perusahan perusahaan, dan Alhamdulillah berjalan,” tuturnya.

Secara jujur, dirinya selalu mendapat keluh kesah masyarakat dan langsung dibantu untuk difasilitasi.

“Kemudian, masyarakat kembali lagi bertanya ke saya, ini sudah punya mesin sarung, modalnya dari mana pak bupati? Kita memberikan pinjaman dengan Bungan 0 persen setahun, dan ini tidak ada di Indonesia, yang ada hanya di Pamekasan. Sehingga dengan terobosan itu, saya dinobatkan oleh Dekopin sebagai Bupati Penggerak Ekonomi,” terang tokoh berpengaruh yang mengagumi sosok Bung Karno ini.

Baca JugaDidemo, Bupati Pamekasan Tunjukkan Sikap Legowo dan Tak Alergi Kritik

Mengenai program Pemkab lainnya, politikus Partai Kebangkitan Bangsa ini menambahkan bahwa ada Program Wira Usaha baru (WUB) yang pemasarannya melalui Wamiramart

“Kita juga bekerjasama dengan Diskominfo untuk melatih Wira usaha baru (WUB) melalui Wamiramart. Pada tahun 2021 ada 8 dan tahun ini ada 90 Wamiramart,” demikian penjelasan Bupati kepada sejumlah aktivis BEM Unira.

Terakhir, dirinya berjanji akan terus berikhtiar untuk melakukan sebuah perubahan ke arah yang lebih baik.

“Karena reformasi birokrasi memang sudah menjadi tujuan bersama menuju Pamekasan Hebat dan bermartabat,” tandasnya

Tinggalkan Balasan