Brutal, Warga Makassar Babak Belur Dianiaya Anggota Resmob Polda Sulsel

20221016 064118 0000

Makassar, Detikzone.net- Rahman yang sehari – harinya bekerja sebagai karyawan PT. Resky Jaya Pratama yang berdomisili di jalan Rumah Sakit Faisal, Kota Makassar dianiaya oknum polisi dari satuan  Resmob, Polda Sulawesi Selatan hingga ‘Babak’ Belur. Jum’at (14/10/2022).

Dugaan penganiayaan tersebut terjadi sekira pukul 07.00 malam .

Saat ini,  kondisi korban sangat lemah dan terbaring akibat pukulan  bertubi – tubi yang dilakukan bersama- sama oleh oknum anggota Polri, Resmob Polda Sulsel.

Menurut penuturannya saat dikonfirmasi media ini, ia dianiaya di posko Resmob polda Sulsel di jalan Hertasning. Makassar.

Baca Juga : Dirkrimsus Polda Sulsel Terkesan Mau Ngelawak, Owner Kosmetik Ilegal Disebut Bandar Ayam

Rahman menceritakan kronologisnya kepada media ini bahwa penganiayaan yang dialaminya berawal dari ketersinggungan saat ia mendatangi rumahnya dan istrinya di foto terkait Mobil Xenia yang bodong.

Saat itu, dirinya  mendapatkan tugas dari perusahaan dimana Rahman bekerja.

“Anggota Resmob yang memiliki kendaraan mobil Xenia bodong tersinggung karena istrinya di foto dan didatangi ke rumahnya. Sebelumnya, orang Kantor datang, tetapi setelah itu kami tahu bahwa milik anggota. Orang kantor pun tidak mempermasalahkan” jlas dia ke Media ini. Sabtu (15/10/2022)

20221016 064118 0000

Setelah itu,  Rahman ditelpon oleh seseorang yang mengaku anggota Resmob Polda Sulsel untuk datang ke posko di jalan Hertasning.

Ia pun bergegas memenuhi panggilan nya,

“Saya dan Istri datang ke posko Resmob Polda setelah ditelpon. Ketika sampai di posko yang dimaksud, tanpa basa basi anggota  Resmob  langsung menganiaya dan memukuli. Ada yang pegang tangan saya dan ada yang memukul, sehingga saya harus mendapatkan pertolongan di RS. Faisal,” keluhannya.

Pihaknya berharap kepada kapolda Sulsel, Irjen Nana Sujana agar peristiwa yang ia alami tidak terulang lagi.

“Peristiwa seperti ini jangan  sampai  terulang lagi,” bebernya

Sementara, Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol H. Agoeng Adi Koerniawan, saat di konfirmasi media ini mengatakan Sudah ditangani.

“Sudah kita tangani,” jawabnya singkat.

Tinggalkan Balasan