Sambut Hari Jadi ke-753, Pemkab Sumenep Gelar Pameran Keris

20221014 213044 0000

SUMENEP, Detikzone.net- Sambut Hari Jadi ke-753, Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Pameran Keris di depan Labeng Mesem Kelurahan Pajagalan.

Pemeran keris tersebut mengangkat
tema “Keris Sumenep Merajut Kebhinekaan Nusantara” dan
akan berlangsung selama tiga hari terhitung dari tanggal 14-16 Oktober 2022 di depan Labeng Mesem Kelurahan Pajagalan.

Pelaksanaan Pameran budaya leluhur ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDIP dan senopati pusat Nusantara.

Pada kesempatan itu, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengajak para pengrajin keris untuk terus berkarya menjaga budaya keris sebagai budaya Nasional bahkan Dunia.

“Ayo kita berkreasi dan menjadikan budaya keris sebagai budaya nasional yang mendunia, tentu dengan cara kita menggelar pameran-pameran seperti ini,” ucap Hasto Kristiyanto.

20221014 213121 0000

Sosok yang memiliki pengaruh di Partai berlambang Banteng tersebut menegaskan bahwa Budaya Keris akan menjadi kebudayaan nasional.

“Tentunya jika para pengrajin keris terus menjaga dan merawat tradisi leluhurnya,” tegas Hasto

Bahkan, secara diplomatis, Sekjen PDI-P ini memuji Kabupaten Sumenep yang memang layak menyandang predikat Kabupaten Keris.

“Kabupaten Sumenep ini memang pantas untuk menyandang gelar sebagai Kabupaten Keris Nusantara,” tegasnya.

Ditengah pidatonya, Hasto juga menyelipkan pesan Bung Karno dalam menjaga kebudayaan.

“Sehingga apa yang disampaikan oleh Bung Karno untuk mewujudkan Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan dan Indonesia yang berdiri kokoh didalam jati diri kita betul betul dapat diwujudkan,” tandasnya.

Terakhir, Hasto memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada jajaran Forkopimda Sumenep, Pimpinan OPD, Dewan Pembina Senopati Nusantara dan Perwakilan Paguyuban Keris yang tergabung didalam Senopati Nusantara.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Ra Ahmad Fauzi SH, MH mengungkapkan, pameran  keris tersebut digelar dalam rangka menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur.

“Karena keris sebagai pusaka asli Indonesia yang menjadikan Kabupaten Sumenep sebagai kota keris di Indonesia,” tukasnya.

Tidak hanya itu, lanjut suami Nia Kurnia Ini, budaya keris menjadi pendongkrak ekonomi kreatif bagi pelaku usaha dan penggemar keris di seluruh Indonesia.

“Dengan adanya Pameran keris ini, diharapkan bisa menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat dan membangkitkan semangat para pelaku usaha keris untuk mendulang sukses,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan