Kabid Statistik dan Persandian Diskominfo Beberkan Rasio Ketergantungan Penduduk di Sumenep

20221014 181944 0000

SUMENEP, Detikzone.net- Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kabupaten Sumenep Akhmad Fauzil Yakin, mengungkapkan, berdasarkan pengertian dari Badan Pusat Statistik (BPS), rasio ketergantungan sebesar 41,7 persen, memiliki arti setiap 100 penduduk usia produktif (15-64 tahun) mempunyai beban tanggungan sebanyak 42 orang yang dianggap belum produktif atau sudah tidak produktif lagi.

Ini berarti rasio ketergantungan penduduk di Kabupaten Sumenep cukup rendah.

”Angka rasio ketergantungan ini, penting untuk diketahui karena dapat mempengaruhi kondisi ekonomi suatu wilayah,” ungkapnya.

Kata Fauzil , berdasarkan konsep definisi dari Badan Pusat Statistik, rasio ketergantungan atau rasio beban tanggungan (dependency ratio) adalah angka yang menyatakan, perbandingan antara banyaknya penduduk usia non produktif (penduduk di bawah 15 tahun dan penduduk di atas 65 tahun), dengan banyaknya penduduk usia produktif (penduduk usia 15-64 tahun).

”Semakin tinggi persentase rasio ketergantungan menunjukkan semakin tingginya beban yang harus ditanggung penduduk roduktif untuk membiayai hidup penduduk tidak produktif. Maka dengan rasio ketergantungan penduduk yang tinggi dapat menyebabkan ketimpangan pendapatan di suatu wilayah, karena ketidakstabilan antara pendapatan dengan biaya pengeluaran untuk menanggung biaya hidup usia produktif dan tidak produktif,” katannya.

Lebih jauh pihaknya membeberkan, berdasarkan data kependudukan tersebut, total jumlah penduduk di Kabupaten Sumenep pada 2021 sebanyak 1.134.810 jiwa.

“Tentunya mengalami penurunan sebesar 0,3 persen dibandingkan 2020,” bebernya.

Jumlah penduduk tersebut, sambung dia, terdiri atas 51,8 persen penduduk perempuan atau sebanyak 587.620 jiwa, dan 48,2 persen penduduk laki-laki atau sebanyak 547.190 jiwa.

”Dari 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep, terdapat lima kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni Kecamatan Arjasa dengan jumlah penduduk sebanyak 85.091 jiwa, Kecamatan Kota Sumenep dengan jumlah penduduk sebanyak 74.789 jiwa, Kecamatan Pragaan dengan jumlah penduduk sebanyak 66.395 jiwa, Kecamatan Lenteng dengan jumlah penduduk sebanyak 61.678 jiwa, dan Kecamatan Batang-batang dengan jumlah penduduk sebanyak 55.213 jiwa,” sambungnya.

Selanjutnya berdasarkan kelompok usia penduduk dapat digolongkan menjadi lima kelompok usia.

Kelompok pertama merupakan generasi baby boomer.

“Kelompok ini adalah penduduk yang memiliki tahun kelahiran 1946 hingga 1964, dengan perkiraan usia saat ini adalah di atas 57 tahun. Generasi baby boomer di Kabupaten Sumenep sebanyak 243.384 jiwa atau 21,4 persen dari total penduduk,” terangnya.

Kelompok kedua, imbuh dia, merupakan generasi X.

“Kelompok ini adalah penduduk yang memiliki tahun kelahiran 1965 hingga 1980 dengan perkiraan usia saat ini adalah 41-56 tahun. Generasi X di Kabupaten Sumenep sebanyak 262.894 jiwa atau 23,2 persen dari total penduduk,” imbuhnya

Kelompok ketiga merupakan generasi Y atau sering disebut generasi milenial.

“Dimana kelompok ini adalah penduduk yang memiliki tahun kelahiran 1981 hingga 1996, dengan perkiraan usia saat ini adalah 25-40 tahun. Generasi Milenial di Kabupaten Sumenep sebanyak 243.066 jiwa atau 21,4 persen dari total penduduk,” jelasnya.

Kelompok keempat merupakan generasi Z, dimana kelompok ini adalah penduduk yang memiliki tahun kelahiran 1997 hingga 2012, dengan perkiraan usia saat ini adalah 9-24 tahun.

“Generasi Z di Kabupaten Sumenep sebanyak 240.761 jiwa atau 21,2 persen dari total penduduk,” tukas Fauzil.

Terakhir kelompok kelima merupakan generasi alpha, dimana kelompok ini adalah penduduk yang memiliki tahun kelahiran 2013 dan seterusnya dengan perkiraan usia saat ini adalah kurang dari 9 tahun.

Generasi Alpha di Kabupaten Sumenep lanjut Fauzil merupakan kelompok usia dengan jumlah paling rendah dibandingkan kelompok usia lainnya, yaitu sebanyak 144.705 jiwa atau 12,8 persen dari total penduduk.

”Dari data tersebut, terlihat bahwa rasio antar generasi cenderung sama. Kami mohon kesediaan masyarakat Kabupaten Sumenep untuk mengisi kuesioner di https://bit.ly/KuesionerArtikelStatistik,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan