Berat Timbangan Berkurang, Sejumlah Petani dan Bandul Tembakau Protes

20221009 071010 0000

PAMEKASAN, Detikzone.net – Puluhan petani dan bandul tembakau melakukan aksi protes dengan mendatangi salah satu gudang tembakau milik Pak Hadi yang berada dibawah naungan PT. Gudang Garam tbk yang beralamat di jalan Raya Nyalaran, Pamekasan.

Subairi sebagai salah satu perwakilan dari massa aksi mengatakan, bahwa di gudang tersebut penuh kejanggalan.

“Bahkan berat tiap Bal yang dibawa ini hasil timbangannya tidak sama dengan hasil timbangan dari gudang, karena hasil dari semuanya itu selalu kurang 3 kilogram sampai 4 kilogram,” jelasnya. Sabtu(8/10/2022).

Menurutnya, sebelum dibawa ke Gudang, tembakau tersebut sudah  ditimbang.

“Namun anehnya ketika saya bawa ke gudang itu mesti kurang 3 sampai 4 kilogram. Ketika saya meminta penjelasan dari Pak Deddi, Bandul Pak Hadi, akan tetapi tidak ada respon,” tuturnya.

Ia menambahkan, rekan rekan yang lain juga mengalami hal yang hampir sama.

“Tidak hanya mengalami sejumlah kerugian saat pengiriman, by kami harus menginap,” ucapnya.

Pihaknya mengancam akan melaporkan hal itu kepada APH.

“Kasus ini akan saya laporkan ke pihak polres Pamekasan untuk ditindak lanjuti,” pungkasnya.

Di lain kesempatan  Agus Samudro, selaku Humas Gudang memberikan klarifikasi bahwa pihak gudang sudah memberikan peluang kepada para bandul untuk melihat semua proses mulai dari pengambilan sampel atau contoh, sampai proses penimbangannya.

“Kalau para petani ini tidak ada sangkut pautnya dengan gudang apabila sudah menjual tembakaunya kepada bandul, melainkan bandul yang membeli tembakau hasil rajakan petani. Pihak gudang sudah memberikan peluang namun pihak dari mereka tidak sepakat,” terangnya.

Terkait pemotongan timbangan antara 3 sampai 4 kilogram itu, pihaknya menuturkan, karena dikurangi berat tikar pembukuan Balan tembakau tersebut, pengambilan contoh atau sampel hanya satu kilo.

“Phak gudang sudah mempunyai aturan sendiri yang disesuaikan dengan aturan dari Pemkab Pamekasan,” terangnya.

Menurut dia, Semua proses itu sudah dilakukan secara transparan dan langsung didepan mereka.

“Sebenarnya semua ini hanyalah Miskomunikasi saja. Perlu diketahui bersama bahwa nanti malam sekitar jam 20.00 wib, saya sebagai Humas yang ditunjuk mewakili gudang akan bertemu dengan perwakilan massa aksi di kantor Reskrim polres Pamekasan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan