Tragedi Kanjuruhan, DPW PEKAT IB Jatim Gelar Tabur Bunga dan Doa  Bersama 

20221008 212506 0000 e1665239196214

JATIM, Detikzone.net- DPW PEKAT IB (Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu) Jawa Timur gelar tabur bunga bersama DPD Mojokerto Raya dan DPD Semalang Raya di depan stadion Kanjuruan Malang.

Kegiatan tersebut sebagai ungkapan bela sungkawa atau duka mendalam atas meninggalnya sporter di acara pertandingan sepakbola pekan yang lalu.

Rani Maharani, Sekwil DPW Jatim sebagai koordinator dalam acara tabur bunga dan do’a bersama di kanjuruan Malang mengatakan bahwa pengurus DPW dan DPD PEKAT IB mendoakan semua yang meninggal.

“Semoga semua korban mendapat tempat terbaik di sisi yang maha kuasa dan keluarga yang di tinggal diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut,” ujarnya

Ia menambahkan, PEKAT IB mengharap kepada aparat penegak hukum atau FIFA bukan hanya Kapolres Malang yang di pecat, akan tetapi panitia pertandingan (parpel) juga harus dipecat serta diberikan sanksi yang besar.

“Kapolda Jatim juga patut dicopot dan PSSI juga harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, kejadian tersebut banyak pelanggaran yang dilakukan, Kapolres meminta pertandingan ditunda atau dimajukan jadwalnya, penonton melebihi kapasitas.

“Bahkan penimbakan gas air mata, tidak ada persiapan tangga darurat dan penjagaan atau pengamanan di pintu masuk maupun pintu keluar,” ucapnya.

Sementara itu, Naning DPD PEKAT IB Malang menyampaikan luka mendalam karena hanya Coretan cat beragam dengan tulisan berisi pesan duka, kecaman sampai kekecewaan memenuhi sejumlah titik tembok stadion sungguh kejadian yang tragis pertama dalam sejarah pertandingan sepakbola di kanjuruan dengan ratusan jiwa melanyang.

“Tak sedikit pelajar, remaja sampai orang dewasa yang datang ke stadion membawa bunga. Mereka jongkok sejenak sembari berdoa lalu menabur bunga. Di bawah Patung Singa maupun di depan pintu keluar sektor 13,” bebernya.

Naning yang juga sebagai pengurus group Aremania mengatakan sudah banyak yang datang ke stadion ini dengan tabur bunga, memggelar do’a bersama dan juga datang memberikan bantuan, santunan dan semangat kepada mereka.

“Bahkan ada yang siap memberikan bantuan, santunan, meskipun itu tidak akan bisa mengembalikan nyawa korban, tutup Naning kepada rekan-rekan media pada saat itu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan