Pilu Kanjuruhan, Kapolres Sumenep Gelar Tahlil Bersama dan Tabur Bunga 

20221004 000057 0000

SUMENEP, Detikzone.net-  Atas tragedi meilukan di Stadion Kanjuruhan Malang, Polres Sumenep, Madura Jawa Timur bersama sejumlah  suporter sepak bola termasuk Aremania Sumenep. Senin (03/10/2022).

Acara doa bersama tersebut  berlangsung di lapangan tenis Polres Sumenep dan dihadiri para JPU.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin yang dilanjutkan dengan tahlil bersama, kemudian pembacaan doa oleh Kapolres Sumenep.

Acara doa kali ini diakhiri dengan tabur bunga yang diawali oleh Kapolres Sumenep lalu diikuti oleh puluhan suporter, sambil menyalakan lilin.

“Doa bersama ini sebagai bentuk keprihatinan dan duka cita kami yang sedalam-dalamnya kepada para korban tragedi Kanjuruhan di Kabupaten Malang,” ujar Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko.

Kapolres Edo berharap, para korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Kedepan kejadian serupa tidak terulang kembali. Harapan kami kepada para suporter agar lebih tertib dalam setiap kegiatan, dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.

Tragedi Kanjuruan terjadi usai pertandingan antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya yang berakhir dengan skor 2-3 dalam lanjutan Liga 1, Sabtu, 1 Oktober 2022, malam.

Insiden mematikan dalam dunia sepak bola itu berawal saat sejumlah penonton turun ke lapangan, dan mempersalahkan Polisi dengan gas air mata, yang disebut membuat sesak dan menimbulkan kepanikan serta keterpojokan massa dibeberapa titik, itu reaksi banyak pihak.

20221003 235930 0000

FIFA melarang hal tersebut dalam point 19B peraturannya kata mereka, mengapa Polri melakukannya…? Ramai-ramai mempersalahkan Polisi, dan setelah data dipaparkan, barulah mereda dan mulai berpikir obyektif.

“Akibat kejadian tersebut, setidaknya 125 orang meninggal dunia. Dua di antaranya anggota Polri,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan