Temui Demonstran Secara Kesatria, Sikap Humanis Bupati Pamekasan Dipuji

Foto: Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam secara Kesatria menemui peserta aksi dengan cara cara yang humanis.

PAMEKASAN, Detikzone.net- Tanpa canggung, Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur H. Baddrut Tamam secara kesatria menemui demonstran dalam rangka menyerap aspirasi yang berkaitan dengan kemajuan Kabupaten Pamekasan. Kamis, 29/09/2022.

Dihadapan peserta aksi yang dipimpin Zaini Wer-wer dan dihadapan  petugas keamanan, orang nomor satu di bumi gerbang salam tersebut menyampaikan secara lugas bahwa dirinya bukanlah seorang pemimpin yang anti kritik

“Saya tidak anti kritik dan saya bersedia ada di tempat ini. Karena tidak ada yang lebih terhormat dari kita, semuanya sama-sama terhormat,” ujar Bupati Pamekasan H. Baddrut Tamam.

Prinsipnya, tegas Bupati, sampaikan apa yang mau disampaikan.

“Jika belum puas dan jika ingin membully silahkan. Kalau mau mengkritik silahkan akan saya dengarkan,” tegasnya menginspirasi.

Bahkan, Bupati Pamekasan tetap bersikap humanis saat mempersilahkan para demonstran untuk mengevaluasi kinerjanya melalui kritikan yang akan disampaikan.

 “Silahkan sampaikan kritikannya dan akan tetap saya dengarkan. Jika saya memang kurang baik dalam bekerja dan kurang maksimal, maka akan saya perbaiki. Yang penting sampaikan semuanya dan saya akan catat seluruh pendapat kritik dan saran dan saya akan melakukan evaluasi di pemerintahan,” tutupnya.

Sikap yang ditunjukkan Bupati visioner tersebut mendapat  pujian dan apresiasi dari Dirut Detikzone.net, Igusty Madani.

“Pemimpin demokratis akan menerima kritikan sebagai masukan,” katanya.

Bahkan, kata Igusty, pemimpin yang baik tidak pernah anti kritik.

“Sikap tidak anti kritik yang ditunjukkan Bupati Pamekasan adalah sikap seorang ksatria dan seorang pemenang,” tutur dia.

Karena seyogyanya, lanjut pria yang selalu berpenampilan ala santri ini, seorang Bupati adalah pelayan rakyat.

“Mendengarkan keluhan, menerima kritikan adalah bagian dari melayani. Karena kritikan itu penting untuk sebuah perubahan,” jelas pria gondrong asal Kecamatan Pasongsongan ini.

Menurutnya, hampir bisa dipastikan, sehebat apapun Pemimpin yang ada di dunia tidak pernah luput dari kritikan.

“Tidak satupun pemimpin yang tidak pernah dikritik. Oleh sebab itu, Bupati Pamekasan akan tetap menerima kritikan tersebut sebagai cambuk untuk sebuah perbaikan,” tukas Igusty.

Foto: Direktur Utama Detikzone net, Igusty Madani

Dirut Detikzone.net meyakini bahwa seorang pemimpin yang memiliki dasar kebaikan, tentunya akan memahami posisi dan porsinya sebagai pelayan masyarakat tanpa negosiasi.

“Pemimpin yang digariskan sebagai pelayan masyarakat tidak akan menjadi sosok yang anti kritik. Akan tetapi akan sebaliknya, dia akan membuka diri terhadap nasehat, kritik serta koreksi. Tentunya dalam koreksi yang dilontarkan bakal menjadi sebuah tanggung jawab dan esensi bagi harapan masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan