Supriyanto Ajak Pelaku UMKM Pamekasan Branding Produk dengan Kemasan Menarik

20220927 214445 0000

Pamekasan, Detikzone.net- Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur ingatkan pelaku UMKM agar memiliki semangat berwirausaha dengan level tinggi dan memperhatikan detail detail kecil, termasuk kemasan.

“Sejauh ini, barang produksi Pamekasan kurang bersaing dengan produk luar lantaran kemasan yang tidak menarik, padahal secara rasa dan kualitas barang tidak kalah bersaing dengan produk luar. Salah satunya adalah camilan,” ujar Kepala DPMPTSP Naker Kabupaten Pamekasan, Supriyanto.

Kata dia, pelaku usaha harus bisa mengevaluasi atas produk yang dihasilkan untuk memikat lebih banyak pasar.

“Banyak sekali produk yang diproduksi oleh masyarakat Pamekasan, namun ada hal hal yang kurang menarik. Masyarakat kita, ketika memproduksi barang, makanan, seperi camilan, minuman, itu tidak bisa masuk ke warung tetangga, padahal ada potensi yang lebih besar lagi dari produk Pamekasan untuk masuk ke toko yang lebih besar, dan lebih bagus,” katanya, Selasa (27/9/2022).

Menurutnya, selain kemasan yang harus menjadi perhatian pelaku usaha, izin usaha, serta komposisi harus jelas. Dengan demikian, produk tersebut akan mampu masuk toko modern dan bersaing dengan produk luar lainnya.

“Saya banyak menemui makanan Pamekasan yang enak, tetapi kemasannya tidak menarik, yang kedua izinnya belum ada, tidak jelas komposisinya apa, tidak jelas masa kadaluarsanya sampai kapan,” tandasnya.

Ia mengajak para pelaku usaha melek pengetahuan dalam berwirausaha.

“Sebagai masyarakat Pamekasan berharap ada produk Pamekasan masuk toko indomart atau alfamart, kita jangan terlena dengan produk luar Pamekasan yang rasanya sama, kualitasnya sama,” tegasnya.

Kendati demikian, pihaknya akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pelatihan wirausaha baru (WUB) secara gratis. Mulai pelatihan pembuatan songkok, tas, sarung, camilan, service AC, service motor, service mobil, pelatihan pembuatan sabun, dan puluhan jenis pelatihan lainnya yang telah berjalan sejak tahun 2020.

“Selain itu, kita juga harus tahu memanej keuangan dari usaha yang kita lakukan. Jangan menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan