Aktivis KAKI Minta Bupati Nonjobkan Kepala Bakesbangpol Bangkalan, Ini Sebabnya

BANGKALAN, Detikzone.net – Bergulirnya Polemik kurang baik di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bangkalan menuai kritikan dari Moh Hosen, Ketua Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) DPD Kabupaten Bangkalan.

Bahkan Aktivis Kaki tersebut menilai Drs.Bambang Setyawan, MM sudah tidak patut jadi pimpinan di Bakesbangpol Bangkalan.

“Ditengarai dia kurang begitu paham tentang mikanisme kerja dan adanya dugaan pembiaran terhadap bawahannya dalam artian terpenting Ceklok (Masuk Kerja) meski rekan kerjanya tidak ada di kantor dibiarkan saja,” kata Hosen.

Menurutnya, tipe-tipe pemimpin seperti itu dinilai tidak layak jadi kepala Badan Kesatuan bangsa dan politik kabupaten Bangkalan.

“Dan alangkah baiknya di Nonjobkan saja dari jabatannya. Mengingat kinerjanya dinilai tidak profesional dan diduga hanya duduk manis menerima bulanan dari pemerintah,” bebernya.

Ia berharap  Bupati Bangkalan bisa peka dengan informasi yang beredar bahwa Kepala Bagian Badan Kesatuan bangsa dan politik kabupaten Bangkalan sudah seringkali dikeluhkan.

“Selama ini kami pantau kinerja Kaban Bakesbangpol Bangkalan hanya duduk manis main Handphone dan terima gajih bulanan dari pemerintah. Apakah seperti itu kinerja pejabat pemerintah kabupaten Bangkalan,” tutur Hosen .

Jika seperti ini, lanjutnya, maka wajarlah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang memeriksa sejumlah pejabat struktural Bangkalan dipanggil dan diperiksa penyidik KPK.

“Sekali lagi, Kami Aktivis Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) sebagai Pemerhati kinerja pemerintah Meminta kapada bupati R Abdul Latif Amin Imron untuk menonjobkan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bangkalan dan ini merupakan bentuk ketegasan dan keprofesionalan kinerja bupati,” ungkap Ketua Aktivis KAKI DPD Bangkalan, Rabu (21/09/2022).

Sementara, hingga berita ini terbit, Kabesbangbol Bangkalan belum dapat dikonfirmasi terkait adanya sorotan dari Aktivis Kaki.

Tinggalkan Balasan