Dorong Wira Usaha GO Digital, BPSDMP Kominfo Surabaya Gelar Pelatihan DTS di Pamekasan

jpg 20220917 071854 0000

Pamekasan, Detikzone.net-Dorong Wira Usaha GO Digital, Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo ) Surabaya bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengadakan pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) di Azana Style Hotel Pamekasan, Madura.

Kegiatan tersebut bertajuk Digital Enterpreneurship Academy (DEA) Syariah dan berlangsung selama dua hari, terhitung dari tanggal 15 hingga 16 September 2022 dengan pengajar atau instruktur dari kementerian Kominfo RI.

Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, Eka Handayani mengungkapkan terima kasihnya kepada Pemkab Pamekasan.

“Pertama, kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam hal ini, Dinas Kominfo dan Bagian Kesra Setda Kabupaten Pamekasan yang telah memfasilitasi Badan Litbang SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia,” ujarnya.

Berkaitan dengan itu, PIC Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pamekasan, Yudis Wahyudi memberikan pujian dan ungkapan terima kasih kepada Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika (BPSDMP Kominfo ) Surabaya atas karena sudah banyak memotori beberapa kegiatan.

“Atas nama Pemkab Pamekasan saya ucapkan terima kasih kepada Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Surabaya, karena sedari awal tahun 2021 sudah banyak membantu dan memfasilitasi beberapa pelatihan,” Ucapnya.

Sementara itu, dihadapan peserta pelatihan, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pamekasan, Abrory Rais mengatakan pelatihan DEA Syariah sangat bermanfaat kepada Pesantren terutama bagi pengelola koperasi Syariah.

“Semoga pelatihan yang digelar selama dua hari ini benar benar dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi terkait kewirausahaan digital seperti Wirausaha Digital Syariah, Dasar dasar akad dan standarisasi keuangan Syariah, Akad Jual Beli (Murabaha), Akad salam dan istishna., Akad sewa (ijarah), Akad Bagi Hasil (mudharabah) Dan Proses pengajuan produk halal.

“Pada pelatihan Kewirausahaan Digital Syariah ini Peserta pelatihan diharapkan mampu memahami Akad-akad dasar syariah, memahami perbedaan antara keuangan konvensional dengan Syariah, memahami dan mengetahui jenis-jenis dan produk Syariah, memahami penggunaan aplikasi keuangan digital Syariah bagi UMKM, dan memahami proses penerbitan sertifikasi halal,” ungkapnya.

Lebih jauh, pejabat yang mengagumi sosok Bung Karno ini menambahkan, Outcome dari pelatihan ini dapat mendorong tumbuhnya ekonomi digital Indonesia.

“Menggerakkan ekonomi digital dalam negeri, meningkatkan akses ke pelanggan baru, meningkatkan penjualan dan pendapatan serta bisa membuka akses baru ke pasar luar negeri,” tambahnya.

Terakhir, pihaknya menuturkan keyakinannya bahwa pelaksanaan pelatihan tersebut bisa memacu semangat kemajuan masyarakat Bumi Gerbang Salam.

“Semoga UMKM di Pamekasan yang jumlahnya kurang lebih 78.249 ini dapat Upskilling menjadi pewirausaha digital yang semakin maju dan dapat mendorong tumbuhnya ekonomi digital Indonesia,” harapnya.

Tinggalkan Balasan