Ingin Cetak Generasi Hebat, Jadi Alasan Bupati Tamam Gelontor Ribuan Beasiswa

20220915 232943 0000

Pamekasan, Detikzone.net- Meneguhkan komitmennya dalam menumbuh kembangkan dunia Pendidikan di Bumi Gerbang Salam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur gelontorkan banyak beasiswa pendidikan.

Beasiswa tersebut meliputi beasiswa santri, hingga beasiswa kedokteran di sebuah Universitas ternama.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengungkapkan, beasiswa pendidikan yang telah digelontorkan tersebut untuk mendorong sumber daya manusia (SDM) unggul .

“Karena pendidikan menjadi penentu atas masa depan Pamekasan, Jawa Timur, dan Indonesia secara umum,” ujar Baddrut Tamam saat menghadiri pengajian akbar dan haul masyayikh Tokoh NU di MWCNU Tlanakan, Rabu (14/9/2022) malam.

20220915 234315 0000

Kata Bupati Visioner ini, untuk melihat masa depan Pamekasan dan Indonesia dapat dilihat dari anak-anak muda yang saat ini sedang duduk di tingkat SMP, SMA, dan perguruan tinggi.

“Jika, mereka cerdas, memiliki attitude baik, dan memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara, maka masa depan Indonesia akan cemerlang, demikian juga sebaliknya,” tuturnya.

 

Menurutnya, Beasiswa pendidikan merupakan komitmen pemerintah daerah agar Pamekasan mampu berdaya saing di masa yang akan datang.

“Beasiswa itu diberikan kepada anak-anak tidak mampu supaya memiliki kesempatan yang sama mengenyam pendidikan sesuai keinginannya,” terangnya.

Tak lupa, Baddrut Tamam bersyukur atas semua programnya yang sudah berjalan.

“Alhamdulillah sudah ada 10 orang calon dokter yang telah dibiayai oleh pemerintah. Alhamdulillah juga, kemarin ada 13 orang yang lulus di kepolisian atas fasilitasi dari pemerintah daerah,” ungkapnya.  (14/9/2022) malam.

Untuk beasiswa santri bagi anak-anak tidak mampu, pihaknya juga tak luput memberikan bantuan dan saat ini telah hampir 4.000 ribu santri mendapatkan program tersebut.

“Bagi anak-anak tidak mampu yang ingin mondok kita kirim ke pesantren-pesantren mitra, ada 37 pesantren mitra yang sudah bermitra dengan pemerintah,” tandasnya.

Bupati menginginkan, program beasiswa pendidikan tersebut bermanfaat untuk kalangan orang tidak mampu, memiliki kesempatan yang sama kelak menjadi pemimpin di negara kesatuan republik Indonesia (NKRI). Tentu, pemimpin yang memiliki akhlak bagus, dan ilmu pengetahuan yang mumpuni.

“Harapan kami orang tidak mampu juga bisa mengenyam pendidikan di pesantren, serta mendorong agar burung emprit bisa menjadi burung garuda atau orang biasa-biasa menjadi orang luar biasa,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan