BBM Naik, TPID Kabupaten Sumenep Gelar Monitoring

20220915 231044 0000

Sumenep, Detikzone.net- Pasca Kenaikan harga BBM atau Bahan Bakar Minyak jenis Solar, Pertalite dan Pertamax pada Sabtu (03/09/2022), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep melakukan kegiatan monitoring langsung ke lapangan.

Hal itu dilakukan untuk mengecek harga, ketersediaan, produksi, dan distribusi kebutuhan bahan pangan pokok. Kamis (15/09/2022).

Ernawan Utomo, selaku Kepala Bagian Perekonomian mengatakan bahwa  kenaikan harga BBM tersebut memberikan dampak inflasi.

“Kami berharap agar penanganan inflasi di Kabupaten Sumenep dilakukan secara cepat dan terintegrasi sebagaimana penanganan pandemi Covid-19,” tuturnya.

Menghadapi tantangan tersebut, kata dia penanganan harus dilakukan secara cepat dan terintegrasi sebagaimana penanganan pandemi Covid-19 dengan tujuan utama meringankan beban masyarakat.

“Hari ini TPID melakukan monitoring langsung ke Pasar Anom dan Pasar Bangkal untuk mengecek harga, ketersediaan, produksi, dan distribusi kebutuhan bahan pangan pokok termasuk barang penting lainnya,” imbuhnya.

Pihaknya menambahkan, berdasarkan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep tercatat inflasi tahun kalender (Januari – Agustus) 2022 sebesar 3,62 persen, dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2022 terhadap Agustus 2021) sebesar 5,41 persen.

“Semoga kita bisa mengendalikan inflasi di Sumenep, sebagaimana arahan Bapak Presiden,” harapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada rapat pengendalian inflasi di istana Negara pada Senin (12/9) mengharapkan kepada setiap Kepala Daerah untuk bekerja sama mengendalikan inflasi di bawah 5 persen

Tinggalkan Balasan