Diduga Ngeprank Dandim, Kepala BPN Sumenep Disinyalir Punya Masalah Mental

20220912 210418 0000
Foto: Surat pemberitahuan terbaru dari BPN Sumenep atas penundaan (kiri) Surat dari BPN Sumenep yang akan melakukan pengukuran tanah pada tanggal 13 September

SUMENEP, Detikzone.net– Dandim Sumenep diduga di prank Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumenep, Agus Purwanto. Senin, 12/09/2022.

Hal itupun dibuktikan dengan surat terbaru dari BPN Kabupaten Sumenep yang tertuju kepada Dandim Sumenep yang isinya sebagai berikut:

Menindaklanjuti surat keberatan atas permohonan pengukuran tanah oleh Akhmad Hasanudin selaku ketua Perkumpulan Wakaf Penembahan Sumolo Sumenep nomor 31/WPS-SMP/IX/2022 tanggal 08 September 2022 (terlampir), dengan ini disampaikan bahwa rencana pengukuran terhadap Lokasi atas nama pemerintah Republik Indonesia cq. Kementerian pertahanan (Makodim 0827 Sumenep), berdasarkan surat kami tertnggal 05 September 2022 No. 532/35.29.200/IX/2022, kami tunda Karen masih menunggu petunjuk dari kepala kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Timur. Demikian untuk menjadi maklum, dan atas perhatiannya disampaikan terima kasih. TTD, Agus Purwanto selaku kepala BPN Kabupten Sumenep.

Baca Juga : Besok, Ratusan Warga Siap Padati Makodim Saat BPN Sumenep Ukur Lahan

Baca JugaWaduh! Kantor BPN Sumenep Didatangi Petugas dari Kementerian, Ada Apa Ya?

Baca Juga : Gonjang Ganjing Pengukuran Tanah Makodim, Fauzi Sebut BPN Sumenep Serampangan

Padahal sebelumnya, Kantor yang diduga menjadi tempat sarang Mafia tanah tersebut juga menyampaikan surat bahwa akan dilakukan pengukuran lahan Kodim Sumenep pada tanggal 13 September besok.

Akan tetapi, secara tiba tiba, kantor BPN yang diduga penuh dengan permasalahan tersebut mengirim surat lanjutan dan disebutkan bahwa akan dilakukan penundaan.

Hal tersebut mendapat respon pedas dari tokoh pemuda bernama Fauzi .

Fauzi menduga mental Ketua BPN Sumenep sedang bermasalah karena sudah berani ngeprank Dandim Sumenep.

“Saya menduga kuat mental Kepala BPN ini Bermasalah, Sebab dari Awal penjelasannya sesuai SOP, Padahal faktanya melanggar SOP,” tuturnya.

Fauzi meminta agar keberadaan PWPS inipun di cek keabsahannya.

“Coba di cek, apakah pendaftaran PWPS ini terdaftar secara Online ? Bandingkan dengan Pendaftaran Kodim. Saya beranggapan Kepala BPN Sumenep ini, tidak hadir sebagai Negarawan, dia (Agus Purwanto, red)  seperti pengelola Perusahaan, hitungannya hanya untung rugi,” jelasnya

Menurut Fauzi, surat dari Kepala Pertanahan Sumenep tertanggal 12 September 2022 Tentang Penundaan Pengukuran Aset Kodim 0827 Sumenep yang terjadwal pada 13 September 2022 kini sudah ambyar.

“Alasan karena adanya surat keberatan dari PWPSS yangg mengklaim badan hukum Perkumpulan Wakaf Panembahan Sumolo Sumenep. Dan ini sangat janggal karena PWPSS ini tidak terdaftar tidak  diumumkan dalam Lembaran Negara RI sebagai Badan Hukum Perkumpulan, sehingga negara tidak mengakui keberadaannya dan melakukan perbuatan hukum keperdataan,” beber Fauzi.

Baca Juga Ajukan Pengukuran Tanah Kodim Atas Dasar Wasiat, PWPS Juga Minta Jatah 30-50 Persen Tanah Komersil

Baca JugaLahan Kodim Sumenep Segera Diukur Atas Tembusan PWPS, Kepala BPN Dinilai Tak Jelas

PWPSS ini, lanjut dia, juga tidak terdaftar sebagai badan hukum di dinas Kesbangpol Kab. Sumenep.

“Disamping hal tersebut Kepala Kantor PERTANAHAN SUMENEP juga diduga melanggar UU. NO. 30 TAHUN TENTANG ADMINISTRASI PEMERINTAHAN YG SEMESTINYA DIPATUHI OLEH PEJABAT PEMERINTAHAN ( PASAL 49),” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPN Sumenep, Agus Purwanto tidak pernah bisa menjawab pertanyaan dan konfirmasi Detikzone.net ihwal adanya surat Pengukuran tanah bahkan surat penundaan terkait pengukuran tanah besok.

Hingga berita ini terbit untuk yang kesekian kalinya, Agus masih bungkam seribu bahasa dan terkesan tutup mulut.

 

Tinggalkan Balasan