Buka Susbalan XXXVII Banser, Bupati Pamekasan Gelorakan Semangat Cinta NKRI

20220910 121048 0000

Pamekasan, Detikzone.net-Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam menghadiri pembukaan diklat Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) XXXVII Satkorwil Banser Jawa Timur di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Desa Angsanah Kecamatan Palengaan, Pamekasan.

Pada acara pembukaan tersebut, orang nomor satu di Pamekasan itu bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membuka acara mewakili Kasatkowil Banser Jawa Timur, Irsyad Yusuf yang juga Bupati Kabupaten Pasuruan.

Hadir dalam upacara pembukaan susbalan XXXVII Satkorwil Banser Jawa Timur di PC Ansor Kabupaten Pamekasan tersebut jajaran syuriah dan tanfizdiyah, dan jajaran badan otonom PC NU Pamekasan.

“Mudah-mudahan dalam acara ini kita diberikan kesehatan dan kelancaran oleh Allah SWT, mudah-mudahan kita juga berkomitmen kuat untuk membela ulama, NU dan membela NKRI,” ujar Bupati Baddrut Tamam, Jum’at (9/9/2022) siang.

Menurutnya, perjuangan banser dan Nahdlatul Ulama (NU) hingga mendekati usia satu abad.

“Hal ini tidak lepas dari komitmen dan bimbingan para ulama agar senantiasa konsisten menjaga agama yang membawa rahmat untuk sekalian alam, dan tegaknya negara kesatuan republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya

Katanya, NU telah memberikan kontribusi besar dalam kemajuan bangsa dan negara, termasuk dalam memerdekaan republik Indonesia dengan mempertaruhkan nyawa dan harta supaya NKRI lepas dari tangan penjajah. Banyak nyawa banser dan kyai melayang dalam perjuangan tersebut.

“Kemerdekaan Indonesia yang pertama atas izin Allah dan kedua atas perjuangan NU dan para ulama untuk mengusir penjajah dari negara ini. Komitmen para nahdliyin dan nahdliyat untuk kemerdekaan ini sungguh luar biasa,” katanya.

Pihaknya meminta banser untuk bersyukur telah ditakdirkan menjadi keluarga besar NU, karena dengan menjadi anggota banser memiliki tugas mulia sebagai benteng ulama dan menjaga kekokohan negara.

“Komitmen itulah yang terpatri dalam jiwa kita semua, jangan mengaku banser atau ansor kalau mental kita semua mental tempe, dan tidak mau berjuang untuk pengabdian kepada Indonesia. Jangan ngaku Ansor dan Banser kalau kita berpikir kemapanan, kenikmatan, apalagi hedonisme,” tegasnya.

Tokoh inspiratif kaum Milenial ini menambahkan, kemerdekaan Indonesia bukan diberi oleh penjajah, melainkan membutuhkan perjuangan dan pertaruhan darah. Sehingga, banser sebagai penerus perjuangan itu harus senantiasa berpikir untuk memberikan kontribusi besar kepada bangsa dan negara.

“Karena perjuangan itulah, kita hari ini merasakan nikmat yang luar biasa. Mensyukuri Indonesia ini banyak caranya, salah satunya dengan menjadi anggota banser, mengawal ulama untuk terus bisa membimbing ummat, dan mewujudkan islam yang ramah bukan islam yang marah, islam yang mengajak bukan islam yang mengejek, islam yang merangkul bukan islam yang memukur,” ajaknya.

jpg 20220910 121311 0000

Suami Nayla Tamam ini berharap pelaksanaan susbalan XXXII Satkorwil Banser Jawa Timur di PC Ansor Pamekasan berjalan sukses sesuai harapan.

Banser yang mengikuti susbalan memiliki komitmen kuat untuk menambah ilmu pengetahuan dan pengabdiannya kepada NU, ulama, dan NKRI.

“Karena ketulusan kita dalam pengabdian, mudah-mudahan Allah senantiasa memberikan pertolongan kepada kita,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan