Wujud Edukasi, Tim Gabungan Pemkab Sumenep Lakukan Pemasangan Poster Rokok Ilegal

20220907 200641 0000
Foto: Tim Gabungan Pemkab Sumenep melakukan pemasangan tentang bahayanya peredaran rokok ilegal.

SUMENEP, Detikzone.net-  Selama dua hari, Satuan Polisi Pamong Praja bersama Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang terdiri dari Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan, Bagian Hukum, Bagian Perekonomian, DPMPTSP dan Kasi Trantib Kecamatan melakukan giat Pengumpulan Informasi peredaran Rokok Ilegal dan menempelkan sejumlah poster tentang bahayanya Peredaran Rokok Ilegal di 4 Kecamatan. Rabu, 07/09/2022.

Giat tersebut dilaksanakan di Kecamatan Guluk-guluk, Ganding, Pragaan dan Bluto.

Baca JugaSatpol PP Sumenep Pimpin Giat Pengumpulan Informasi Peredaran Rokok Ilegal

Baca JugaSatpol PP Bersama Tim Pemkab Sumenep Temukan Rokok Ilegal Berbagai Merek di Sejumlah Toko

Agenda tersebut akan berlanjit selama 8 hari yang dimulai dari tanggal 05- 8 September, kemudian dilanjutkan kembali pada hari Senin tanggal 12 hingga 15 September 2022 mendatang.

20220907 182216 0000
Foto: Satpol-PP Sumenep bersama Tim gabungan Pemkab Sumenep saat melakukan giat Pengumpulan Informasi Peredaran Rokok Ilegal di sejumlah Toko.

Dalam agenda itu, Satpol PP bersama Tim gabungan Pemkab akan tetap menyebar brosur sebagai wujud edukasi kepada masyarakat tentang peredaran rokok ilegal.

“Selain Pengumpulan Informasi peredaran Rokok Ilegal, kami juga menyebarkan brosur dan poster terkait bahayanya peredaran rokok ilegal ke sejumlah toko di Kabupaten Sumenep sebagai wujud edukasi kepada masyarak,” tutur Kasatpol PP, Drs. Ach. Laili Maulidy, M.Si,

 

Picsart 22 10 04 01 34 46 172

Kasatpol PP menegaskan, edukasi tersebut dilakukan agar ada ke ekstra hati hatian bagi para pelaku dan penjual rokok ilegal.

“Kita memberikan edukasi kepada penjual maupun masyarakat tentang bahayanya peredaran Rokok Ilegal dan sangsi pidananya,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut dia, masih dalam tahapan Pengumpulan Informasi peredaran Rokok Ilegal.

“Setelah kegiatan di 19 Kecamatan di Kabupaten Sumenep ini usai, akan ada lagi kegiatan lanjutan, yakni operasi bersama. Sekarang masih pengumpulan informasi yang kita lakukan, dan setelah ini akan ada operasi bersama,” ungkap Kasatpol PP Sumenep, Drs. Ach. Laili Maulidy, M.Si,

 

Picsart 22 09 27 07 42 28 064

Menurutnya, Kabupaten Sumenep saat ini ada di zona merah ihwal peredaran rokok ilegal.

“Hal ini sebagai upaya memutus matarantai peredaran Rokok ilegal di Kabupaten Sumenep. Oleh sebab itu, saat ini, kita melakukan pendataan dan edukasi,” tukas Drs. Ach. Laili Maulidy, M.Si.

Berkenan dengan itu, Poster terkait bahayanya Rokok ilegal di tempel di sejumlah toko oleh Satpol PP dan Tim Gabungan Pemkab Sumenep.

Poster tersebut menjelaskan ciri-ciri rokok ilegal, yakni pita cukai palsu, pita cukai berbeda, pita cukai bekas rokok polos atau tanpa pita cukai.

Disebutkan juga sanksi rokok ilegal Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang cukai yang berbunyi, setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai dalam Pasal 29 Ayat (1) disebutkan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Poster tersebut juga berisi kalimat perintah “Laporkan peredaran rokok ilegal ke Kantor Bea dan Cukai terdekat”, yang dilengkapi logo Pemerintah Kabupaten Sumenep, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumenep.

 

Tinggalkan Balasan