Buntut Pernyataan Kasi Penkum Kejati Jatim, LSM ini Menyorot 

jpg 20220907 213905 0000

Surabaya, Detikzone.net- Buntut pernyataan Kasi Penkum Kejati Jatim Fathur Rohman,SH, yang dimuat oleh media terkait kedatangan LSM bersama warga ke Kejati Jatim, Achmad Garad minta Kajati Jatim mengevaluasi kinerja anggotanya, bahkan bila perlu di copot.

Achmad Garad selaku LSM pendamping warga merasa apa yang disampaikan oleh pihak Kasie Penkum tersebut fitnah dan terkesan tidak profesional.

“Kita ditemui, dia hanya menyampaikan bahwa laporan saya yang dugaan mafia tanah, dilimpahkan ke Kejari Sidoarjo, dan malah bilang kalau di Kejati banyak yang ditangani, bahkan juga mengatakan kalau mereka sudah tidak menangani kasus seperti ini saksinya juga ada saat dia ngomong begitu bahkan ada awak media juga yang turut mendengarkan. Tapi di media, dia berkomentar menurut saya ngawur dan terkesan tidak sesuai saat bertemu.” Ujarnya saat evaluasi laporan.

Masih Achmad Garad. “Salah satu poin yang disampaikan adalah kedatangan kami, malah dianggap minta diurusin ganti rugi penggusuran, siapa yang minta diurusin, kan laporan saya dugaan mafia tanah, bukan minta diurusi terkait ganti rugi penggusuran seperti yang disampaikan ke media.” Ungkapnya.

Dikutip melalui statemen dari media Sknteropong.com. Fathur Rohman,SH, selaku Kasi Penkum Kejati Jatim saat dikonfirmasi, menjelaskan terkait kedatangan pemilik warung (warga) yang bersama LSM.

“1.Terkait permintaan ganti rugi itu tidak termasuk dalam ranah kami
2. Dari hasil pengumpulan data, Tanah yg tempati oleh mereka itu adalah tanah negara /pemkab sidoarjo, jika mereka mengklaim mempunyai bukti silahkan ajukan gugatan perdata terkait kepemilikan tersebut,”tandasnya menerangkan melalui tertulis.

Diketahui, LSM GARAD bersama warga korban penggusuran dan didampingi awak media, mendatangi Kejati Jatim untuk mempertanyakan laporan dugaan mafia tanah yang hingga satu bulan belum ada jawaban. Selasa (6/9/2022).

Namun, tampak dari pihak LSM dan warga meninggalkan lobi saat terjadi adu argumen dengan oknum yang diduga sebagai Kasie Penkum Kejati Jatim. Setelah itu ia bersama warga melakukan Confpers di lapangan Kejati Jatim.

Tinggalkan Balasan