Uncategorized

Ihwal Pemetaan Aset Tanah Pemkab, Disperkimhub Gelar Coaching Clinic Berbasis GIS

1371
×

Ihwal Pemetaan Aset Tanah Pemkab, Disperkimhub Gelar Coaching Clinic Berbasis GIS

Sebarkan artikel ini
20220901 211942 0000

SUMENEP, Detikzone.net–Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan di era teknologi dalam pembuatan peta digital berbasis Geographic Information System (GIS), Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep mengadakan Coaching Clinic “Implementasi GIS dalam Pemetaan Aset Tanah”.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kantor setempat dan berlangsung selama dua hari, yakni pada pada tanggal 24 s.d 25 Agustus 2022 dan diikuti sebanyak 20 peserta.

Peserta Coaching Clinic ini terdiri dari Pegawai ASN/Non ASN pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang mengelola aset Pemerintah Kabupaten Sumenep berupa tanah, yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Sumenep, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Dinas PUTR) Kabupaten Sumenep, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinas PMD) Kabupaten Sumenep.

Acara Coaching Clinic ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Ir. Mohammad Jakfar MM.

Dalam sambutannya, Jakfar menyampaikan bahwasanya acara Coaching clinik ini digagas berangkat dari keinginan besar untuk memberikan dimensi perubahan di Kabupaten Sumenep.

“Salah satunya adalah menertibkan secara administrasi aset-aset milik Pemerintah Kabupaten Sumenep yang berupa aset tanah,” ujar Jakfar.

Digelarnya Coaching clinic ini, kata dia, agar peserta memiliki integritas dan kepedulian untuk terus memajukan Kabupaten Sumenep.

“Tentunya dengan ikut berkontribusi dan berpartisipasi menertibkan aset-aset milik pemerintah Kabupaten Sumenep ihwal aset tanah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala bidang Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Hery Kushendrawan ST. MT mengungkapkan, setelah para peserta mengikuti coaching clinic ini targetnya adalah diharapkan para peserta mampu memetakan aset-aset berupa tanah yang dikelola oleh OPD dalam bentuk GIS.

“Sehingga nantinya data-data aset tanah yang dikelola oleh OPD sudah dalam bentuk peta digital yang interaktif dan informatif memanfaatkan aplikasi GIS,” ungkap
Hery Kushendrawan ST. MT.

Lebih jauh Hery berujar, Coaching Clinic “Implementasi GIS dalam Pemetaan Aset Tanah” tersebut dibagi menjadi dua sesi.

“Dihari pertama difokuskan pada sesi teori atau presentasi di dalam kelas dan dihari kedua difokuskan pada sesi praktek, yaitu praktek pengoperasian GPS di area/lapangan terbuka serta praktek pengolahan data hasil survey lapangan dengan GPS,” ujarnya.

20220901 211845 0000

Menurut pria pecinta Ahlul Bait ini, para peserta diberikan pemahaman terhadap materi umum peta, praktik pemetaan dasar dengan aplikasi GIS, bahkan praktik GPS dan entri data untuk aplikasi GIS, Sistem Koordinat dan Proyeksi Peta serta pemanfaatan data spesial.

“Disamping itu, pemetaan menggunakan GIS dapat membantu peserta memahami persoalan dengan lebih baik, mengingat kemampuan GIS mengkombinasikan berbagai tipe informasi spesial,” jelas Hery.

Kata dia, pemetaan dengan GIS juga memungkinkan penyebaran data yang lebih mudah, karena peta-peta digital sangatlah mudah untuk disebarkan secara online kepada media, pemerintah, dan masyarakat umum.

“Contohnya ArcGIS Online yang memberikan cara yang mudah kepada para user untuk membuat dan menyebarkan peta interaktif secara online tanpa membutuhkan keahlian atau software GIS,” katanya

Terakhir, Kabid kharismatik ini menandaskan, selama coaching clinic berlangsung para peserta didampingi oleh Pejabat Fungsional di Bidang Pertanahan, Hendra Kurniawan ST. MT dan alumni Pelatihan Petugas Pengelola Pertanahan Daerah (P3D) yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Diharapkan setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta mampu membuat peta digital aset berupa tanah di lingkungan kerja mereka dengan data yang diperoleh secara mandiri melalui survey lapangan dengan GPS dan mengolahnya menjadi peta digital secara profesional dengan aplikasi ArcGIS,” tandasnya.

Sekedar informasi bahwa Geographic Information System (GIS) merupakan suatu alat yang dapat digunakan untuk mengelola data spesial atau data yang bereferensi geografis.

Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dewasa ini, pemanfaatan GIS dalam pembuatan peta lahan meningkat drastis dan berkembang sangat pesat.

Teknologi tinggi seperti Global Positioning System (GPS), telah membuat perekaman data spasial digital relatif lebih cepat dan mudah.

Kemampuan penyimpanan yang semakin besar, kapasitas transfer data yang semakin meningkat, dan kecepatan proses data yang semakin cepat menjadikan data spasial merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari perkembangan teknologi informasi saat ini.

Tinggalkan Balasan